MIND ID Beberkan Dampak Positif Program Hilirisasi dan Industrialisasi
JAKARTA, investortrust.id - Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID konsisten menjalankan peran mengelola dan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral strategis Indonesia. Amanat ini dijalankan dengan membangun rantai pasok mineral dan batu bara Indonesia melalui berbagai inisiatif hilirisasi dan industrialisasi.
Untuk mensuskan misi tersebut, Perseroan mengusung semboyan MIND ID Hadir Bagi Negeri dengan tekad mensukseskan pengelolaan komoditas mineral dan batu bara. Dengan demikian kekayaan alam tersebut bisa membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menegaskan, kehadiran MIND ID dalam industri pertambangan bukan sekadar untuk menjalankan operasi bisnis. Perusahaan juga memberikan nilai tambah ekonomi serta manfaat sosial dan lingkungan.
“Inisiatif strategis terus kami jalankan agar Indonesia mampu mengoptimalkan nilai tambah sumber daya alam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan ekonomi di daerah. Ini adalah bentuk loyalitas dan bela negara dari kami," katanya dalam peringatan HUT Ke-2 MIND ID dengan tema "Present For The Nation".
Baca Juga
PMR Freeport Diresmikan, Grup MIND ID Hadirkan Pengelolaan Emas Terintegrasi
Antara tahun 2021-2024, MIND ID mencatatkan revenue sebesar Rp145 triliun, tumbuh 15,6% secara Compound Annual Growth Rate (CAGR). Revenue tersebut merupaka kontribusi dari PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk,
Peningkatan kinerja ini turut mendorong laba bersih MIND ID menjadi Rp36 triliun, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 36%. Sementara total aset perusahaan meningkat menjadi Rp290 triliun dengan pertumbuhan12,3% dalam periode CAGR yang sama.
Pertumbuhan bisnis yang positif ini juga berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja. Pada 2024, Grup MIND ID mencatatkan total tenaga kerja langsung (direct employee) sebanyak 17.000 orang, serta tenaga kerja tidak langsung (indirect employee) mencapai 50.099 orang.
Selain berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, hingga 2024 MIND ID juga telah memberdayakan lebih dari 10.000 Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 702 UMK berhasil naik kelas, baik dari sisi peningkatan omzet maupun perluasan pasar.
Di bidang lingkungan, MIND ID konsisten menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Sepanjang 2022 hingga 2024, Grup MIND ID telah menyelesaikan reklamasi lahan seluas 7.274 hektare sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan.
Proyek Strategis
Maroef Sjamsoeddin menambahkan, setelah dua tahun berdiri, MIND ID telah menyelesaikan berbagai proyek strategis. Proyek yang dituntaskan seperti divestasi saham Vale Indonesia, pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I di Mempawah, pembangunan Smelter Freeport Indonesia di Gresik, serta pengembangan hilirisasi batu bara menjadi synthetic graphite dan anode sheet untuk baterai kendaraan listrik.
Ke depan, Grup MIND ID terus memperkuat ekosistem industri pertambangan nasional melalui berbagai proyek strategis, di antaranya ekspansi SGAR di Mempawah, pembangunan smelter aluminium baru oleh INALUM, pengembangan nikel di Halmahera Timur, serta pembangunan infrastruktur batu bara di Tanjung Enim.
"Momen ulang tahun ke-2 MIND ID ini adalah untuk merefleksikan perjalanan kami. Dengan inovasi, kerja sama, dan tekad yang untuk hadir bagi Indonesia. Kami akan akan konsisten memberikan kontribusi terbaik menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

