PHE Catat Temuan Sumber Daya Eksplorasi Terbesar dalam 15 Tahun Terakhir
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream Pertamina mencatatkan temuan cadangan eksplorasi terbesar sepanjang 15 tahun terakhir atau sejak 2009.
Penemuan ini merupakan hasil eksplorasi intensif pada 2024 sekaligus menandai pencapaian penting PHE untuk meningkatkan cadangan migas nasional dan menyukseskan swasembada energi.
Baca Juga
Geber Produksi Minyak, PHE Tawarkan 251 Sumur Idle pada Swasta
Direktur Eksplorasi PHE Muharram Jaya Panguriseng mengatakan, pada 2024, realisasi temuan sumber daya migas kontijen 2C recoverable subholding upstream Pertamina Group mencapai 652 juta barel standar minyak (MMBOE) atau 2C inplace sebesar 1.75 BBOE, termasuk evaluasi reasessment struktur yang telah ada.
"Realisasi temuan sumber daya migas kontijen 2C ini meningkat 34% dibandingkan capaian 2023 sebesar 488 MMBOE," kata dia kepada peserta media gathering PHE 2025, dalam keterangannya, Rabu (12/2/2025).
Penemuan sumber daya migas kontijen 2C ini terutama didongkrak penemuan high impact discovery sumur Tedong (TDG)-001 dengan sumber daya 2C recoverable sebesar 548 bcfg dan kondensat sebesar 13.51mmbc di dalam WK Pertamina EP yang dioperasikan afiliasi PHE, PT Pertamina EP Cepu, di region IV zona 13.
Pengeboran sumur Tedong (TDG)-001 merupakan rangkaian pengeboran di frontier area sekaligus pengembangan ekonomi kawasan Indonesia Timur di lima titik, yakni East Wolai (EWO)-001, West Wolai (WWO)-001, Julang Emas (JLE)-001, Yaki Emas (YKE)-001 dan Tedong (TDG)-001. Pengeboran eksplorasi ini untuk membuktikan potensi sumber daya migas dari Batugamping Formasi Minahaki dan Tomori.
Selain sumur Tedong (TDG)-001, penemuan sumber daya migas di struktur Padang Pancuran (PPC)-1 yang secara administratif terletak di Sumatera Selatan dalam WK Jambi Merang juga turut mendongkrak realisasi temuan sumber daya kontijen 2C subholding upstream Pertamina pada 2024.
Baca Juga
Perkuat Budaya Keselamatan, PHE OSES Peringati Bulan K3 Nasional 2025
Struktur ini ditemukan melalui sumur PPC-1 yang dibor sedalam 3.750 feet atau setara 1.143 meter dengan sumber daya 2C recoverable sebesar 140.6 mmboe (2C inplace 550 mmbo). Eksplorasi di struktur ini masih menyisakan 2-3 pemboran appraisal lagi.
Pada 2024, PHE berhasil menyelesaikan pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 22. PHE juga mencatatkan survei seismik 2D sepanjang 769 kilometer (km) dan seismik 3D seluas 4.990 kilometer persegi (km2).
Muharram menilai, penemuan ini tidak hanya berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan infrastruktur.

