Dukung Program 3 Juta Rumah, ADB Tertarik Kucurkan Pinjaman Rp 2,25 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah mengungkapkan asian development bank (ADB) berkomitmen mengucurkan pinjaman ke Indonesia senilai US$ 138 juta atau Rp 2,257 triliun (asumsi kurs Rp16.360/USD) untuk mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
“ADB menyebut angka awal sekitar US$ 138 juta. Tapi setelah diskusi, mereka semakin tertarik, karena saya ceritakan peluang-peluang lain yang menarik,” kata Fahri saat ditemui di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Baca Juga
Dikatakan Fahri, minat ADB dalam mendorong program 3 juta rumah tidak jauh dari tujuan untuk mensejahterakan masyarakat atau Warga Negara Indonesia (WNI).
“Mereka (ADB) senang sekali, karena melihat konsep kita yang utuh dan komprehensif. Bagaimana menjadikan sektor perumahan ini sebagai medium bagi pemberantasan kemiskinan, dan akselerasi pertumbuhan ekonomi di daerah,” ucap dia.
Sebelumnya, Wamen PKP telah melakukan pertemuan dengan tujuh orang perwakilan ADB guna membahas peluang kerja sama pembiayaan serta pemanfaatan Program 3 Juta Rumah di Jakarta pada Senin (10/2/2025).
“Adanya ADB diharapkan juga menambah dukungan pembiayaan perumahan. Di mana sebelumnya, pemerintah Qatar juga telah memberikan bantuan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat guna mensukseskan Program 3 Juta Rumah,” kata Wamen Fahri beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Dukung Program 3 Juta Rumah karena Libatkan Pengusaha di Daerah
Dikatakan Fahri, pihak ADB menilai bahwa program pembangunan perumahan yang dilaksanakan pemerintah Indonesia sangat diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selain itu, pihak ADB juga menyatakan minat untuk mendukung pembiayaan perumahan sebagaimana yang telah dilakukan selama ini di Indonesia maupun negara-negara lainnya,” ungkap Wamen Fahri.

