Ketum Kadin Anindya Ungkap Potensi Kerja sama Inggris-Indonesia di Sektor Infrastruktur
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, potensi investasi United Kingdom (UK) atau Inggris ke sektor infrastruktur Indonesia.
Demikian disampaikannya usai acara Uzbekistan-Indonesia Business Forum di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan.
“Infrastruktur tadi dibicarakan juga bersama UK (United Kingdom/Inggris), karena bagaimanapun juga infrastruktur itu banyak yang lagi mau dikerjasamakan, privatisasi. Sehingga dari UK yang terkenal dengan dana pensiunnya dan juga mutual funds-nya yang ada di Stock Exchange London, itu bisa menjadi bagian daripada itu semua,” kata Anindya, Selasa (11/2/2025) malam.
Baca Juga
Bahas Kerja Sama RI dengan Inggris, Ketum Kadin Anindya Singgung Soal Cek Kesehatan Gratis
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengeklaim, ada empat negara asing yang menyatakan minatnya berinvestasi bangun infrastruktur di Indonesia.
“Jadi, negara-negara sahabat kita di Asia, Eropa, Amerika, dan Timur Tengah sudah menunjukkan keinginan dan niat baiknya berinvestasi ke Indonesia untuk bisa menjadi bagian pembangunan infrastruktur Indonesia,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Universitas Pertahanan RI, Kabupaten Bogor, Jumat (24/1/2025) lalu.
Ihwal itu, pemerintah harus memastikan hubungan bilateral ini tetap terjalin dengan para investor asing tersebut.
“Artinya, ini menjadi modal awal kita. Tidak bisa kita menghadirkan investasi tanpa ada rasa percaya dan keyakinan. Oleh karena itu kepastian atas hukum, hak atas tanah, kemudian regulasi dan peraturan yang benar-benar mempermudah dan mempercepat proses investasi, saya rasa itu yang diharapkan oleh para investor,” tutur AHY.

