Eks Pejabat OIKN Titip Pesan Ini Buat Pembangunan Ibu Kota Baru
JAKARTA, investortrust.id – Eks Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Mohammed Ali Berawi menitipkan pesan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan ibu kota baru ke depan seusai pengunduran dirinya dari jajaran OIKN.
“Semua masterplan, blueprint, guidelines, dan sebagainya yang telah kita siapkan dan sosialisasikan ke publik dalam membangun IKN dengan mengedepankan 5 principles utama, IKN sebagai green, resilient, sustainable, inclusive, dan smart city dapat terus kita implementasikan,” kata Ali dalam keterangannya, dikutip Selasa (11/2/2025).
Dikatakan Ali, semua program kerja yang telah dan akan dilaksanakan selalu merujuk pada perencanaan dan kelima principles tersebut agar pembangunan IKN tidak hanya pembangunan fisik, tetapi pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). “Bangun dan berdayakan masyarakat terus-menerus, hakikat pembangunan adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar dia.
Dia menekankan, OIKN sejatinya terus membangun ekosistem masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, terlebih untuk mencapai Indonesia Emas 2045. “IKN bukan hanya sekadar membangun proyek. Oleh karena itu, komitmen, konsistensi, dan keberlanjutan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan,” tutur Ali.
Sebelumnya, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) telah melayangkan surat kepada OIKN terkait permohonan pengembalian penugasan Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi ke instansi awal sebagai guru besar Fakultas Teknik UI.
“Dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, bersama ini kami mengajukan permohonan pengembalian penugasan pegawai negeri sipil (PNS) ke instansi awal atas nama Prof Ir Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc, Ph.D,” tulis surat UI itu, dikutip Selasa (11/2/2025).
Baca Juga
Anggaran IKN Diblokir, Istana: Bukan Tidak Ada, tetapi Belum Dibuka
Adapun surat dengan Nomor S-252/UN2.F4.D/SDM.07/2025 yang dilayangkan sejak 7 Februari 2025 tersebut diterima dan tengah diproses oleh OIKN mulai 10 Februari 2025.
Sebagai informasi, Ali Berawi dilantik sebagai deputi bidang transformasi hijau dan digital OIKN sejak 13 Oktober 2022. Dia juga pernah mengemban amanah sebagai sekretaris anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada 2020-2022.
Sebelum memegang nakhoda transformasi hijau dan digital OIKN, Ali menjabat sebagai ketua bidang koordinasi transformasi teknologi dan inovasi di Tim Transisi OIKN. Bahkan, dia juga terlibat dalam Presidensi G20 Indonesia 2022 sebagai alternate chair of science 20.

