Bendungan Keureuto Senilai Rp 1,7 T Rampung Dibangun, Simak Sederet Fungsinya
ACEH, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan pembangunan Bendungan Keureuto di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara yang menelan APBN era kepresidenan Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 1,7 triliun.
“Bendungan Keureuto dibangun multifungsi untuk penyediaan air baku, mengairi lahan irigasi, potensi energi listrik, hingga manfaat reduksi banjir," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti saat melakukan peninjauan Bendungan Keureuto, Aceh, seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima Senin (10/2/2025).
Baca Juga
Kementerian PU Klaim 6 Bendungan Ini Siap Diresmikan Prabowo di Februari 2025
Hadir dalam kesempatan itu, Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Lilik Retno Cahyadiningsih.
Dia mengatakan, pemanfaatan irigasi untuk mendukung swasembada pangan. "Mohon dapat segera dilakukan pembangunan jaringan irigasi untuk area potensial dan bekerja sama dengan pemerintah daerah terkait kewenangan salurannya,” kata dia.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Heru Setiawan menambahkan, Bendungan Keureuto memiliki kapasitas tampung sebesar 215 juta m3 dengan luas genangan 896 hektera (ha).
“Bendungan ini juga memiliki fungsi penyediaan air baku berkapasitas 650 liter per detik bagi Kecamatan Paya Bakong, Kecamatan Tanah Luas, Kecamatan Pirak Timu, Kecamatan Matang Kuli, dan Kecamatan Lhoksukon di Kabupaten Aceh Utara. Selain itu, potensi PLTS Apung berkapasitas 179 MW dan PLTA sebesar 6,3 MW,” tambahnya.
Dikatakan Heru, Bendungan Keureuto juga memiliki fungsi irigasi seluas 9.081 ha dengan daerah irigasi (DI) yang terbagi di empat titik.
Untuk fungsi layanan irigasi seluas 9.081 ha, terbagi menjadi luas fungsional 6.160 ha pada DI Alue Ubay Kanan Kecamatan Paya Bakong seluas 2.743 ha, dan DI Krueng Pase Kanan Kecamatan Tanah Luas seluas 3.417 ha dengan peningkatan indeks pertanaman (IP) semula 200% menjadi 300%.
Baca Juga
"Sementara luas potensialnya mencapai 2.921 ha dengan IP 200%, yang terbagi pada DI Alue Ubay Kanan Kecamatan Pirak Timu seluas 1.600 ha dan DI Alue Ubay Kiri Kecamatan Tanah Luas seluas 1.321 ha,” jelas Heru.
Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar turut berterima kasih kepada Kementerian PU atas penyelesaian Bendungan Keureuto yang bermanfaat dalam mereduksi banjir seluas 627 ha, khususnya di Kecamatan Matangkuli, Kecamatan Lhoksukon, dan Kecamatan Tanah Luas.
“Sebelum ada bendungan, setiap tahun pemerintah daerah menggunakan APBD yang cukup besar untuk penanganan masalah banjir di Aceh Utara. Namun, pada 2024 hingga tahun ini, banjir sudah sangat berkurang. Jadi kami sangat terbantu dengan kemampuan reduksi banjir hingga 30% dari Bendungan Keureuto,” tuturnya.

