Kemenkomdigi dan Kemenhub Perkuat Sinergi untuk Libur Nyepi dan Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) siap memperkuat sinergi dalam menghadapi libur Nyepi dan Lebaran 2025 setelah sukses mengantisipasi ibur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2004-2025.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di kantor Kemenkomdigi, Jakarta, Rabu (5/2/2025).
Dalam pertemuan itu, Menhub Dudy mengapresiasi peran Kemenkomdigi dalam mendukung kelancaran arus transportasi selama libur Nataru. “Kami berterima kasih atas dukungan dalam penyebaran informasi terkait cuaca, kemacetan, dan kondisi perjalanan. Hal ini sangat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Baca Juga
Pemerintah Bakal Terapkan Diskon Tarif Tiket Pesawat pada Libur Lebaran
Berdasarkan data mobile positioning operator seluler (Indosat, Telkomsel, dan XL), jumlah pengguna angkutan umum selama Nataru meningkat dari 16,3 juta orang pada 2023-2024 menjadi 17,1 juta orang pada 2024-2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari komunikasi publik yang efektif, termasuk SMS blast, running text di televisi nasional, serta penyebaran informasi melalui kanal digital.
Dengan keberhasilan pengelolaan Nataru, Kemenkomdigi dan Kemenhub berkomitmen meningkatkan koordinasi dalam menghadapi libur Nyepi (28-29 Maret 2025) dan Lebaran (31 Maret-7 April 2025). Menhub menekankan pentingnya persiapan sejak dini untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.
“Kami berharap Kemenkomdigi kembali memberikan dukungan, terutama dalam penyebaran informasi, pemantauan jaringan telekomunikasi, serta mitigasi risiko yang berpotensi mengganggu perjalanan masyarakat,” kata Menhub Dudy.
Baca Juga
Menhub Dudy Usulkan WFA Mulai 24 Maret 2025 Saat Libur Lebaran
Menkomdigi memastikan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan perjalanan libur berjalan aman dan lancar. “Kami akan meningkatkan pemantauan jaringan telekomunikasi di titik-titik krusial, termasuk bandara, terminal, pelabuhan, dan jalur utama mudik. Tim Balai Monitoring Kemenkomdigi juga akan aktif mengawasi spektrum frekuensi guna memastikan komunikasi tetap optimal,” jelasnya.
Salah satu fokus utama Kemenkomdigi dalam menghadapi libur Nyepi dan Lebaran adalah memastikan kestabilan jaringan telekomunikasi. Berdasarkan data Kemenkominfo 2024, terjadi lonjakan trafik internet sebesar 20-30% selama periode mudik, terutama di jalur-jalur utama. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya akan bekerja sama dengan operator seluler dalam mengoptimalkan kapasitas jaringan di lokasi-lokasi padat pemudik.
Selain itu, pusat informasi dan koordinasi lintas sektor yang sebelumnya digunakan saat Nataru akan kembali diaktifkan. Pusat ini akan menjadi wadah koordinasi antara Kemenkomdigi, Kemenhub, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta operator telekomunikasi dalam memberikan informasi real-time kepada masyarakat. (C-13)

