Sambut Lebaran 2025, ASDP Siapkan 'Buffer Zone' Atasi Kepadatan Penumpang di Merak
JAKARTA, investortrust.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkap kesiapan menyambut arus mudik dan arus balik dalam momentum lebaran tahun 2025. Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pihaknya akan mencegah adanya kepadatan penumpang di sejumlah titik krusial, salah satunya adalah pelabuhan Merak, Banten.
"Untuk Merak kita sudah siapkan tambahan buffer zone, sekaligus juga parkir juga kita siapkan kantongnya. Sehingga nanti ini juga mengurangi kepadatan yang ada di Pelabuhan Merak," kata Heru usai mengikuti rapat terbatas bersama Menteri BUMN Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Namun sebelum mengeksekusi rencata tersebut, Heru menyebut ASDP perlu untuk melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder, terutama pihak Kepolisian. Selain itu pihak lain yang disebut Heru akan segera dikoordinasikan oleh ASDP adalah Kementerian Perhubungan, para operator kapal hingga pengelola pelabuhan.
"Saya kira jika ini dilakukan dengan baik, tentu pembatasan-pembatasan harus dilakukan baik di jalan tol, lalu kemudian jalan arteri, lalu kemudian pengaturan jadwal kapal yang baik dan tepat, saya kira nanti bisa kita atasi (kepadatan penumpang)," katanya.
Dilansir dari situs resmi ASDP, penumpang pemudik dan arus balik lebaran 1444 H/2023 pada H-10 sampai H+2 atau Selasa (25/5/2023) dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni mencapai 1.060.139 orang. Jumlah ini naik 3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.028.009 orang.
Sementara itu menyambut lebaran 2025 ini Menteri BUMN Erick Thohir memastikan tak ada kenaikan harga tiket transportasi publik. Kepastian ini disampaikan Erick usai memimpin rapat terbatas bersama sejumlah pimpinan perusahaan-perusahaan pelat merah.
Menurut Erick, Kementerian BUMN akan mendukung program-program dari seluruh kementerian, terutama yang sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yakni untuk memastikan pelayanan masyarakat dan jaminan keamanan bisa terlaksana maksimal menyambut lebaran 2025. Bersama dengan sejumlah pimpinan perusahaan pelat merah itu, Erick mengungkap telah disepakati dua hal penting.
"Ada dua hal yang tadi kita sepakati, yang nanti juga kita laporkan tentu sesuai dengan tupoksinya, tentu kebijakan dari pemerintah pusat, bahwa satu tidak ada kenaikan harga tiket baik di Pelni, di ASDP, di Jasa Marga, di Damri, dan semua," ungkapnya.

