Dukung Hilirisasi Nikel, Rosan Kunjungi IWIP di Maluku Utara
TERNATE, investortrust.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengunjungi kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) Senin (13/1/2205) untuk mendukung hilirisasi nikel.
Presiden Direktur Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Xiang Binghe mengatakan, kunjungan Rosan adalah wujud dukungan pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya di Halmahera Tengah, terhadap perkembangan Weda Bay Project guna memaksimalkan hilirisasi nikel.
Baca Juga
Rosan Targetkan Gaet Investasi Rp 13.032 Triliun hingga 2029
"Tanpa dukungan, kawasan industri terintegrasi ini tak mungkin berkembang pesat, yang saat ini, antara lain ditandai jumlah karyawan yang telah mencapai 80.000 lebih dan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi Malut," ujar Xiang saat dihubungi di Ternate, Maluku Utara, Senin dilansir Antara.
Kedatangan Rosan disambut Presiden Direktur IWIP, Xiang Binghe, Vice President Director IWIP Kevin He, Director IWIP Scott Ye dan jajaran manajemen.
Sebelum Rosan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, telah lebih dahulu melakukan kunjungan ke kawasan ini.
Baca Juga
Tak Hanya Nikel, Bahlil Sebut Komoditas Lain yang Digenjot untuk Hilirisasi
"Menteri Rosan mendapatkan penjelasan berkenaan dengan beragam produk olahan nikel yang diproduksi di kawasan Weda Bay Project. Menteri Rosan juga mengunjungi berbagai infrastruktur dan fasilitas, di antaranya power plant, pelabuhan, PT Huafei, dan PT Huaneng," ujarnya.
PT Huafei adalah perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan Weda Bay Project yang memiliki proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) terbesar di dunia. Sedangkan PT Huaneng adalah perusahaan yang akan mengekspor prekursor nikel ke Amerika Utara dan Eropa pada 2025 ini.

