PU Ungkap Progres Tol Katara Garapan Salim - Agung Sedayu
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Miftachul Munir mengungkapkan progres terkini Jalan Tol Kamal - Teluknaga - Rajeg (Katara) garapan Salim Group - Agung Sedayu Group senilai Rp 23,22 triliun.
''Jadi di situ (Tol Katara) ada 8 Seksi, yang sudah dimulai sekarang kan Seksi 1. (Tol) itu nantinya akan terintegrasi dengan Sedyatmo (Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, red), tentunya mungkin ke JORR 2, itu akan tergabung semua,'' ungkap Munir kepada wartawan di Auditorium PU, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2024).
Sebagai informasi, proyek tol yang diprakarsai oleh konsorsium Salim Group - Agung Sedayu ini ditargetkan rampung di 2026 mendatang.
Adapun konsorsium hasil bentukan dua perusahaan konglomerat ini adalah PT Duta Graha Karya, yang juga merupakan pengembang kawasan kota mandiri Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Munir menambahkan, awal mula ditunjukkannya desain dasar Tol Katara, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU sudah menyepakati beberapa Detail Engineering Design (DED) yang ditawarkan oleh pihak pemrakarsa.
''Keseluruhan (Tol Katara) belum, yang sudah disetujui itu kalau enggak salah Seksi 1, Seksi 2, dan Seksi 3,'' ucap dia.
Munir juga menerangkan, DED untuk Seksi 4 - 8 masih terus digodok oleh pihak pemrakarsa, karena adanya perhitungan petak bidang tanah yang akan dilalui Tol Katara dari Jakarta ke kawasan PIK 2 tersebut.
''Tentunya, harus perlu survei begitu ya. Terus biaya tanah, itu akan menentukan trase dan berapa kira-kira tapak lahan yang akan terkena dari peta bidangnya,'' terang dia.
Sebagai gambaran, proyek ini memiliki nilai investasi keseluruhan mencapai Rp 23,22 triliun dengan masa konsesi 40 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Pembiayaan ini dilaksanakan dengan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atas Prakarsa Badan Usaha (unsolicited project) yang sepenuhnya investasi dari Badan Usaha.
Jalan Tol Kamal - Teluknaga - Rajeg (Katara) akan memiliki dua buah Junction (Jc), yakni Jc Sedyatmo yang terkoneksi dengan Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, dan Jc Rajeg yang terkoneksi dengan Tol Semanan - Balaraja.
Selain itu, terdapat pula tujuh Simpang Susun (SS), meliputi SS Kosambi, SS Teluk Naga, SS Tanjung Pasir, SS Kohod, SS Surya Bahari, SS Paku Haji, dan SS Mauk.
Lebih lanjut, proyek pembangunan Jalan Tol Kamal - Teluknaga - Rajeg ini juga akan dibagi menjadi delapan seksi, berikut perinciannya:
• Seksi 1 Sedyatmo - Kosambi (6,7 km)
• Seksi 2 Kosambi - Teluknaga (3,7 km)
• Seksi 3 Teluknaga - Tanjung Pasir (3,1 km)
• Seksi 4 Tanjung Pasir - Kohod (3,65 km)
• Seksi 5 Kohod - Surya Bahari (5,15 km)
• Seksi 6 Surya Bahari - Pakuhaji (5,5 km)
• Seksi 7 Pakuhaji - Mauk (5,1 km)
• Seksi 8 Mauk - Rajeg (5,7 km)

