WSBP Suplai Produk Proyek Jalan Tol Kataraja Capai Progres 94,80%
JAKARTA, investortrust.id - Pembangunan masif untuk mendukung kemajuan di sekitar wilayah Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) Jakarta terus berlanjut. Salah satunya dengan adanya pembangunan akses Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg–Balaraja (Kataraja) seksi 1.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto mengatakan hingga kini, suplai PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) pada proyek sepanjang 6,7 km yang menghubungkan provinsi DKI Jakarta dengan Banten dari Kamal Muara, Jakarta Utara, hingga Kosambi, Kabupaten Tangerang ini telah mencapai 94,80%.
"WSBP telah menyelesaikan suplai 12.485 batang spun pile. Sedangkan suplai 568 batang produk PC-I Girder masih berjalan dengan progres 90,88%,” kata Fandy dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, Kamis (5/12/2024).
Fandy mengatakan, penyelesaian proyek ini dilakukan dengan pengiriman produk precast berkualitas dari precast plant yang dimiliki perusahaan, yaitu Precast Plant WSBP Subang dan Karawang.
Selain itu, kata Fandy, seluruh suplai ini ditargetkan akan rampung di akhir tahun. Dua produk ini merupakan produk yang paling umum WSBP suplai pada proyek jalan tol.
Baca Juga
Waskita Beton (WSBP) Tambah Kontrak Baru Segemen Bisnis Penyewaan Alat Berat
Dari proyek tol Kataraja dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk ini WSBP meraih nilai kontrak Rp 195 miliar. Tentunya dalam setiap proses produksi produk, WSBP selalu mengedepankan prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta proses quality control yang baik, sehingga perusahaan memastikan bahwa produk yang disuplai ke proyek sesuai dengan standar.
“WSBP dapat membuktikan bahwa perusahaan memiliki keunggulan baik secara kapasitas, kemampuan dalam menyelesaikan proyek juga di dalamnya pengiriman produk secara tepat waktu,” tambah Fandy.
Manajemen juga terus mengutamakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance guna dalam melakukan setiap kegiatan usaha yang dilakukan, serta tetap mematuhi peraturan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Nantinya dengan adanya tol ini diharapkan dapat mendorong lebih cepat laju pertumbuhan ekonomi di daerah, menyerap banyak tenaga kerja, dan menghidupkan daerah pesisir di wilayah Kabupaten Tangerang.

