Garuda Indonesia Siapkan 49 Rute Domestik dan 58 Armada Nataru 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Garuda Indonesia (Persero) memastikan kesiapan untuk menyambut peak season periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). BUMN maskapai penerbangan ini menyiapkan 49 rute domestik dan 58 armada.
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan, periode libur Nataru 2024-2025 akan berlaku pada 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025. "Untuk menyambut periode libur Nataru tersebut, Garuda Indonesia akan menerbangkan armada di 49 rute domestik dan 19 rute internasional. Sedangkan untuk Citilink, yang juga di bawah naungan Garuda Indonesia Group, akan terbang di 73 rute domestik dan 5 rute internasional," kata Wamildan dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2024)
Wamildan mengatakan 58 armada yang disiapkan oleh Garuda Indonesia terdiri dari 39 unit Boeing 737 NG, 12 unit Airbus 330, serta 7 unit Boeing 777. Sementara untuk Citilink, 35 armada yang telah disiapkan terdiri dari 32 unit Airbus 320 dan 3 unit pesawat ATR. Ia mengungkap, pada masa peak season kali ini pertumbuhan penumpang meningkat 24% dibandingkan tahun 2023.
"Untuk periode Nataru saja, jadi ada peningkatan yang signifikan, namun kalau kita bandingkan dengan masa sebelum pandemi, itu masih di 66%," kata dia.
Baca Juga
Destinasi Alami Peningkatan Traffic
Dia memprediksi sejumlah destinasi domestik akan mengalami peningkatan traffic. Ini di antaranya Denpasar, Sorong, Manado, Kualanamu, Jayapura, Pontianak, Surabaya, Jogjakarta, dan Lombong. Untuk rute internasional, saat ini, peminat telah mencapai di atas 70% untuk destinasi Singapura, Haneda (Tokyo), Bangkok, dan Sydney.
Sedangkan untuk Citilink, rute yang akan mengalami peningkatan traffic antara lain Kualanamu, Lombok, Denpasar, Balikpapan, Jogjakarta, Batam, dan tentu Jakarta.
Baca Juga
Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 741.514 kursi dengan total 4.028 penerbangan. Sedangkan Citilink menyiapkan sebanyak 717.560 kursi dengan total 4.171 penerbangan. Dengan demikian, Garuda Indonesia Group secara total menyiapkan sebanyak 1,4 juta kursi dengan hampir 8.200 penerbangan selama masa peak season ini.
"Jadi, untuk total kursi, Garuda Indonesia menyiapkan 741.514 kursi dengan total penerbangan 4.028. Sedangkan CityLinkmenyiapkan 717.560 kursi dengan total 4.171 penerbangan. Terjadi peningkatan karena untuk Garuda Indonesia sendiri, kami mengajukan dan sudah disetujui penambahan frekuensi sebanyak 316 flight, sedangkan CityLink di 210 flight. Jadi total kita mengajukan sebanyak 526 flight, ada penambahan flight di rute-rute unggulan," ujar Wamildan.

