Bahlil Ungkap Banyak Tipu-Tipu di Sektor Minerba, Nomor IUP Jadi Nomor Pengantar Jenazah
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, banyak pengusaha nakal yang bermain di sektor mineral dan batu bara (minerba).
Sebagai sosok yang juga pernah berkecimpung di dunia usaha pertambangan, Bahlil mengaku sudah mengetahui cara-cara nakal yang biasa dilakukan pengusaha. Salah satunya adalah dengan memalsukan nomor surat izin usaha pertambangan (IUP).
“Kita kan tahu ada dokumen terbang bupati sudah meninggal, tanda tangan masih jalan. Sudahlah jangan kita baku tipu, kita sama-sama tahu ini barang. Nomor surat kadang-kadang surat pengantar KTP, kadang-kadang surat pengantar jenazah pun masuk dalam nomor surat IUP,” kata Bahlil dalam acara Minerba Expo 2024 di Balai kartini, Jakarta, Senin (25/11/2024).
Baca Juga
Bahlil Tegaskan Hilirisasi Menjadi Cara Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
Menurut Bahlil, cara-cara nakal tersebut hanya akan merugikan negara dan juga masyarakat. Untuk itu, Balil mengingatkan seluruh pengusaha meninggalkan cara-cara nakal tersebut dan bermain sesuai aturan.
“Sudah kita berakhir sajalah. Berakhirlah sudah permainan ini. Sudah, saya enggak mau tengok ke belakang. Saya mau bikin babak baru. Modusnya pun saya paham, bukan enggak paham. Karena mungkin sebagian modus itu teman-teman saya yang buat,” ujar mantan Menteri Investasi tersebut.
Lebih lanjut, Bahlil menyebutkan, permainan nakal para pengusaha ini bisa terjadi karena adanya kerja sama dengan oknum di pemerintahan. Maka dari itu, dia meminta kepada Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno untuk mengevaluasi seluruh anak buahnya.
“Dan ini bisa terjadi kalau ada kolaborasi yang baik antara eksternal dan internal. Pak Dirjen evaluasi juga karyawan kita. Enggak mungkin itu terjadi kalau tanpa ada kolaborasi. Kolaborasi mantan bupati, kolaborasi mungkin juga mohon maaf pemerintah daerah, kolaborasi dengan oknum-oknum yang ada di Kementerian ESDM,” beber Bahlil.
Baca Juga
Bahlil Bertemu dengan Menteri Energi UEA, Bahas 3 Poin Kerja Sama
Untuk mengatasi para pengusaha nakal ini, Bahlil pun berencana untuk membentuk direktorat jenderal penegakan hukum (gakkum) di Kementerian ESDM. Nantinya, direktorat baru tersebut bakal dipimpin oleh polisi, TNI, atau jaksa.
“Ditjen gakkum akan dipimpin kalau tidak oleh polisi, TNI, atau jaksa. Dengan demikian maka penyelesaian konflik-konflik IUP sudah terselesaikan di Kementerian ESDM, supaya clear barang ini,” tegas Bahlil.

