Gen Z dan Milenial Kesulitan Beli Rumah, Pengembang Properti Diminta Lakukan Langkah Ini
JAKARTA, investortrust.id - Generasi muda, khususnya Gen Z dan Milenial, disebut tengah menghadapi tantangan besar dalam memiliki rumah atau hunian sendiri.
Salah satu kendala dalam pembelian rumah saat ini adalah harga properti yang terus meningkat, sementara dari sisi finansial mereka belum mapan sebagai anak muda yang baru memulai karier.
“Harga lahan di perkotaan yang tinggi adalah satu hal yang menjadi alasan, perkembangan properti bergerak ke sub-urban dan rural area, sehingga perlu adanya inovasi dari industri properti untuk menarik ketertarikan generasi muda untuk mau membeli rumah” ujar Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk Nyiayu Chairunnikma dalam keterangannya, Rabu (13/11/2024).
Menurutnya, salah satu tantangan yang perlu dihadapi industri properti adalah bagaimana bisa memahami dan menyesuaikan dengan gaya hidup soft living, yang banyak dianut oleh generasi muda, khususnya Gen Z. Dalam hal ini, anak muda memilih untuk fokus hanya pada hal-hal yang penting dan membuang hal-hal yang tidak perlu, memilih pada kepraktisan dan efisiensi.
Baca Juga
Sehingga, ia menganjurkan kepada industri properti untuk dapat menyediakan rumah atau hunian yang menawarkan fleksibilitas dan kepraktisan, mulai akses, fungsionalitas rumah sampai pada cara mendapatkan atau membeli rumah.
Pertama dari sisi akses, fleksibilitas rumah yang diperlukan adalah kemudahan dalam mendukung mobilitas mereka yang tinggi. Sehingga, lokasi strategis berarti kemudahan mengakses berbagai fasilitas umum mulai transportasi publik, coworking space atau pusat perbelanjaan.
Kedua, fungsionalitas menurutnya adalah desain rumah multifungsi dan memungkinkan personalisasi, untuk mengekspresikan jadi diri mereka.
“Selain itu teknologi dan digital adalah bagian terpenting dalam rumah yang tidak bisa ditinggalkan dalam fungsionalitas rumah,” terangnya.
Baca Juga
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 14 November 2024
Terakhir, peran institusi keuangan sangat penting dalam memberikan fleksibilitas bagi generasi muda untuk membeli rumah. Hal ini fisebabkan gen Z mayoritas bukan tipe hard saving yang rela menyisihkan sebagian besar pendapatannya untuk cicilan bank.
Oleh daripada itu, skema seperti rent-to-own atau sewa dengan opsi beli dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang lebih sesuai bagi Gen Z.

