UMKM RI Tertinggal dari Negara Lain, IMA Sarankan Langkah Ini
JAKARTA, investortrust.id - Executive Director Indonesia Marketing Association (IMA), Yulian Warman menilai, banyak pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia yang butuh diberikan pendampingan. Hal ini dimaksudkan agar UMKM tersebut dapat berkembang hingga go global.
Yulian tidak memungkiri bahwa UMKM di Indonesia masih belum semaju negara lain di Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, bahkan Thailand. Menurutnya, ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang mesti dilakukan untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas.
Baca Juga
Kementerian Kelautan dan Perikanan Siapkan Regulasi Lanjutan Penghapusan Utang Macet UMKM Nelayan
“Kalau saya melihat butuh konsistensi kita dalam mendorong UMKM dalam negeri, sama kita membangun kesadaran masing-masing pribadi menggunakan produk dalam negeri,” ujar Yulian Warman saat ditemui di Stroom Coffee, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Menurut Yulian, hal penting lainnya yang perlu dilakukan adalah melakukan pendataan terhadap UMKM yang ada di berbagai daerah. Dengan demikian, wisatawan bisa mendapatkan rekomendasi saat mengunjungi daerah tersebut dan perekonomian daerah pun terangkat.
“Sebenarnya kalau dilihat masing-masing kota ada loh (UMKM yang bagus). Makanya saya selalu bikin buku pintar. Saya list 1-10 makanan yang paling enak, terus untuk oleh-oleh 1-10, terus penginapan. Selama ini mungkin kita gak petakan,” terang dia.
Baca Juga
IESR Dorong Pemerintah Segera Tetapkan Roadmap Pensiun Dini PLTU Batu Bara
Tidak hanya itu, Yulian juga menilai butuh wadah bagi para UMKM untuk menampilkan produk-produk mereka. Dia mencontohkan seperti di Thailand, di mana disediakan tempat yang berisikan UMKM semua. Sehingga, wisatawan yang datang ke Thailand akan diarahkan untuk menuju ke sana.
“Makanya itu salah satu tempat itu kan pemasaran segala macam. Kalau itu ada di Jakarta, ada tempatnya isinya UMKM semua, ini kerajinan, ini makanan, waah. Ayo sama-sama lah saling support mereka,” ujar Yulian.

