Pembangunan Pasar Sanggeng Papua Barat Rampung, Nilai Proyek Rp 162,8 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan pembangunan Pasar Sanggeng di Kabupaten Manokwari, Papua Barat dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 162,8 miliar.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti mengatakan, dengan selesainya pembangunan Pasar Sanggeng yang aman, nyaman, bersih, tertata, lebih estetis dan tidak kumuh, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Manokwari, terutama dalam menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Pasar Sanggeng yang berada di tengah kota Kabupaten Manokwari diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat, dan menjadi sumber utama pendapat daerah. Dengan bangunan pasar yang baru, Kementerian PU ingin memastikan penyediaan fasilitas yang modern, lingkungan yang tertib, dan bersih, serta kemudahan akses bagi masyarakat pasar bisa terpenuhi," kata Diana dalam keterangan resmi, dikutip Senin, (27/10/2024).
Baca Juga
Emas Batangan Antam Melorot Rp 7.000, Dibanderol Rp 1.527.000 per Gram
Sebagai informasi, pembangunan Pasar Sanggeng mulai dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Papua Barat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya sejak 2023 dengan APBN senilai Rp 162,8 miliar.
Adapun konstruksi pasar dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Nindya Karya meliputi pekerjaan struktural, arsitektural, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).
Diana turut menjelaskan, Pasar Sanggeng memiliki lahan seluas 27.809 m2 dengan luas bangunan 21.519 m2, serta desain bangunan bertingkat yakni tiga lantai.
"Pekerjaan konstruksi Pasar Sanggeng telah disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal, sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman," tambah dia.
Baca Juga
Wamen Diana memperinci, bangunan pasar terdiri dari lantai satu seluas 6.160 m2, lantai dua seluas 5.101 m2, dan lantai tiga seluas 5.101 m2 dengan jumlah kios sebanyak 394 unit dan los pedagang 1.016 unit.
"Pasar Sanggeng diharapkan menopang perdagangan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, terlebih berada tidak jauh dari pelabuhan dan pusat pelelangan ikan Manokwari, sehingga dapat menyokong pertumbuhan perekonomian," tutup dia.

