Tegaskan Swasembada Pangan dan Energi, Prabowo: Perang Bisa Pecah Setiap Saat
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan soal pentingnya swasembada pangan dan energi bagi bangsa Indonesia. Perang dunia bisa pecah kapan saja, sehingga Indonesia harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
“Kita harus swaswembada pangan, itu piroritas dasar karena situasi global. Perang besar bisa pecah setiap saat. Kita harus jamin kemampuan kita memberi makan rakyat kita sendiri,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Baca Juga
Airlangga Hartarto: Prabowo Subianto Pesan Target Swasembada Pangan dan Energi
Selain swasembada pangan, Prabowo menekankan pentingnya ketahanan energi. Indonesia memiliki banyak sekali sumber daya energi yang bisa dimanfaatkan.
Prabowo meminta sumber daya energi dioptimalkan. Apalagi hal itu merupakan amanah Pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Swasembada energi mutlak. Kita bersyukur punya sumber daya alam yang sangat besar. Kita sekarang tidak boleh ragu-ragu memanfaatkannya sebaik-baiknya,” tegas dia.
Dalam mendukung swasembada pangan dan energi, serta mencapai pertumbuhan ekonomi 8%, menurut Presiden Prabowo, hilirisasi bakal menjadi kunci. Karena itu, dia meminta para menteri terkait secara serius menjalankan program hilirisasi.
Baca Juga
Prabowo Ingin Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi, DPR: Hulunya Harus Dibenahi
“Hilirisasi adalah kunci kemakmuran. Karena itu, menteri-menteri terkait, seperti Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri PPN/Bappenas, Menteri ESDM, dengan beberapa menteri lain, dibantu Menko Perekonomian dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), saya minta segera inventarisasi proyek-proyek penting dalam program hilirisasi kita,” ucap Prabowo.
Probowo membeberkan, terdapat 26 komoditas vital yang harus segera dihilirasasi. “Bikin daftar dan kita segera mencari dana sehingga hilirisasi bisa dimulai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar dia.

