Prabowo Ingin Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi, DPR: Hulunya Harus Dibenahi
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hal yang akan menjadi fokusnya selama lima tahun ke depan memimpin Indonesia adalah mewujudkan swasembada pangan dan energi.
Hal ini pun mendapat respons positif dari Anggota DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. Namun begitu, dia menilai kalau swasembada pangan dan energi ini harus dimulai dari sisi hulu.
“Tentu ketahanan pangan dan energi itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Itu menunjukkan juga bagian dari eksistensi dan kehormatan kita sebagai bangsa. Oleh karenanya, hulunya terlebih dahulu yang harus kita perbaiki. Hulunya apa? Petani,” kata Said di komplek gedung parlemen, Minggu (20/10/2024).
Baca Juga
Antisipasi Kemungkinan Terburuk, Prabowo Fokus Swasembada Energi
Said menyebut, Prabowo sendiri sejatinya telah berjanji akan melakukan program-program yang deliver langsung kepada para petani. Sehingga, negara tidak lagi mensubsidi korporasinya, tapi langsung kepada petaninya dan nelayan.
“Menurut hemat kami, kalau 10 tahun terakhir kita sadari bersama, bahwa untuk ketahanan pangan, dalam hal ini seluruh produk-produk pertanian, sektor pertanian, dan impor kita, dibandingkan ekspor kita itu defisit hampir US$ 37 miliar. Itu artinya Rp 526 triliun,” ungkap dia.
Baca Juga
Presiden Prabowo: Indonesia Bisa Swasembada Pangan 4-5 Tahun ke Depan
Sementara itu, untuk impor minyak dan gas bumi (migas) dipaparkan oleh Said justru merogoh kocek lebih dalam yaitu US$ 267 miliar atau sekitar Rp 4.288 triliun. Maka dari itu, dia tidak heran jika kedua hal tersebut menjadi fokus dari pemerintahan Prabowo ke depan.
“Ke depan, kita dalam 4-5 tahun, InsyaAllah menurut beliau kita bisa swasembada pangan. Dan kami optimistis DPR akan memberikan dorongan yang kuat dan sekaligus mengawasi perjalanan beliau dalam 5 tahun ke depan,” ujar Said.

