Prabowo Ingin Ubah Subsidi BBM Jadi BLT, Bahlil Bilang Begini
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa pemerintah sedang mencari cara terbaik untuk penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) bisa tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan.
Hingga kini, belum diputuskan apakah penyaluran subsidi menggunakan mekanisme bantuan langsung tunai (BLT). “Belum ada keputusan sampai seperti itu. Tetapi kita lagi mencari formatnya yang baik dan benar agar BBM subsidi itu tepat sasaran. Sasarannya itu adalah BBM tepat sasaran,” kata Bahlil di Sekretariat Kementerian ESDM, Senin (21/10/2024).
Baca Juga
Prabowo Ingin B35 Dinaikkan ke B60, Bahlil Pastikan Pasokan Minyak Sawit Aman
Selama ini, pemberian subsidi energi oleh pemerintah dilakukan berbasis komoditas. Jadi subsidi tersebut diberikan untuk menurunkan harga jual produk, sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga lebih murah.
Kendati demikian, pemberian subsidi dengan cara itu dinilai tidak tepat sasaran. Pasalnya, banyak kalangan masyarakat mampu yang juga menggunakan produk BBM bersubsidi. Maka dari itu, Prabowo ingin mengubah skema pemberian subsidi ini menjadi subsidi langsung.
Baca Juga
“Semua subsidi, bantuan kepada rakyat kita yang masih dalam keadaan susah, harus kita yakin subsidi-subsidi itu sampai kepada mereka yang membutuhkan. Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita ubah subsidi itu harus langsung ke keluarga-keluarga yang membutuhkan,” tegas Prabowo dalam pidato perdananya usai dilantik sebagai Presiden RI 2024-2029, Minggu (20/10/2024).
Menurut Prabowo, penyaluran subsidi tepat sasaran ini bisa terwujud dengan memanfaatkan teknologi digital. Ketua Umum Partai Gerindra itu pasalnya tidak ingin anggaran negara untuk subsidi justru bocor ke pihak-pihak yang tidak selayaknya menetrima. "Kita tidak boleh aliran-aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang tidak butuh itu,” ucap Prabowo.

