Ada 6 MoU yang Diteken Perusahaan Indonesia-Asia Selatan dan Tengah di Inasca Business Forum, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Penyelenggaraan Indonesia-South and Central Asia (Inasca) Business Forum yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk pertama kalinya berhasil mencatatkan transaksi bisnis hingga US$ 8,3 triliun melalui enam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala N. Mansury berharap nota kesepahaman yang ditandatangani di Inasca Business Forum akan meningkatkan perdagangan antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Tengah dan Selatan.
Meskipun perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara di Asia Selatan dan Tengah terus bertumbuh, menurut Pahala, masih banyak potensi yang belum dimaksimalkan. Dia menyebut volume perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan tersebut tumbuh hingga 54% dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga
"Forum ini diharapkan dapat terus menyediakan platform bagi Indonesia dan bisnis dari Asia Selatan dan Asia Tengah untuk mengembangkan hubungan perdagangan," kata Pahala di Four Seasons Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2024).
Lebih lanjut, Pahala juga mengungkapkan keyakinannya terkait potensi ekonomi yang tidak main-main di Asia Selatan dan Tengah. Hal tersebut tercermin dari rerata pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut dalam 20 tahun terakhir yang mencapai angka 6% untuk Asia Selatan dan 5,4% untuk Asia Tengah.
Demikian halnya dengan angka produk domestik bruto (PDB) gabungan Asia Selatan dan Asia Tengah yang telah melebihi US$ 5,4 triliun.
“Dua kawasan ini juga dikenal memiliki sejumlah besar sumber daya termasuk minyak dan gas serta mineral penting. Indonesia telah memiliki kerja sama yang cukup kuat dengan negara-negara di Asia Selatan maupun Asia Tengah,” ungkap Pahala.
Baca Juga
Perkuat Kerja Sama dengan Australia, Wamenlu RI Dorong Pengolahan Mineral Kritis
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIIA) itu juga mengingatkan adanya perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) yang sudah diteken oleh Indonesia dengan sejumlah negara di Asia Selatan dan Tengah. Tentu, keberadaan perjanjian dagang itu harus dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia untuk meningkatkan nilai ekspor ke kawasan tersebut sekaligus investasi ke dalam negeri.
Selengkapnya, berikut ini adalah enam nota kesepahaman yang ditandatangani di Inasca Business Forum 2024 untuk memaksimalkan potensi antara Indonesia dengan negara-negara di Asia Selatan dan Tengah:
1. Nota kesepahaman antara PT Kimia Farma Tbk dengan Yaden International.
2. Nota kesepahaman antara PT Pandawa Agri Indonesia dengan Oneemto (Pvt) Ltd.
3. Nota kesepahaman antara PT Natural Indococonut Organik dan Industrial Stainless Steel Fabrication Pvt Ltd.
4. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan PT Sterilyn Halal International.
5. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan PT Nexport Global Network
6. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan Indonesia Eurasia International Council.

