Perputaran Ekonomi MotoGP Mandalika Ditaksir Rp 4,8 Triliun, UMKM Lokal Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id - Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 (MotoGP Mandalika) di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB, pada 27-29 September 2024, diprediksi menciptakan perputaran ekonomi bernilai Rp 4,8 triliun.
Kegiatan tersebut tidak hanya menyuguhkan tontonan balap motor bergengsi kelas dunia, namun mendatangkan dampak positif yang signifikan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi Kreatif Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), Fiki Satari, di Mandalika, Minggu (29/9) menyatakan bahwa event internasional ini telah menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan Mandalika dan sekitarnya. MotoGP Mandalika diperkirakan mendatangkan sebanyak 110 ribu pengunjung.
Baca Juga
Jokowi Serahkan Trofi Juara MotoGP Mandalika 2024 kepada Jorge Martin
Tercatat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024 berkontribusi luas terhadap UMKM dan ekonomi kreatif lokal dengan jumlah pelaku usaha yang terlibat mencapai 800 UMKM dan diperkirakan menyerap 2.750 tenaga kerja. Dari perputaran ekonomi tersebut diperkirakan dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024 mencapai Rp 4,8 triliun.
"Kami yakin bahwa UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi perekonomian Indonesia," kata Fiki Satari, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (30/9/2024).
Fiki Satari menyatakan bahwa antusiasme UMKM lokal untuk berpartisipasi sangat tinggi. “Kami sangat senang melihat UMKM lokal kita mampu memanfaatkan peluang ini dengan baik. MotoGP Mandalika bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjut dia.
Baca Juga
Juara MotoGP Mandalika, Jorge Martin Beberkan Kunci Rahasianya
Ke depan, terang dia, UMKM lokal juga bisa masuk ke dalam ekosistem rantai pasok MotoGP bukan hanya di Indonesia, tapi dunia. “Seperti melalui official merchandise untuk produk fesyen sampai menjadi produsen suku cadang motor, karena saat ini saja, Indonesia sudah punya produsen/builder untuk miniGP seperti SND Racing,” kata Fiki Satari.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampak positif ini adalah Agus pedagang kaos dengan brand Lombok”Qu yang berhasil meraup omzet hingga Rp 40 juta selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Produk-produk kuliner dan suvenir bertema MotoGP Mandalika menjadi primadona di kalangan pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Baca Juga
Kemenkop UKM Terus Dorong Daya Saing UMKM yang Sudah Onboarding Digital
"Kami sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam event sebesar ini. Antusiasme pengunjung terhadap produk-produk kami sangat tinggi, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk," ungkap Agus.
Sebagai informasi MotoGP Mandalika juga disiarkan oleh stasiun televisi di lebih dari 200 negara dengan 119 media partner yang terlibat. MotoGP Mandalika 2024 juga ditonton oleh setidaknya 86 juta fans Amerika, 70 juta fans Asia, 137 juta fans Eropa dengan total fans base hingga 300 juta penonton di seluruh dunia.

