Bahlil Ingin Reaktivasi Sumur Idle, SKK Migas Sudah Identifikasi?
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, berencana merevitalisasi sumur minyak yang saat ini tidak aktif atau idle guna meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) dalam negeri.
Menanggapi rencana tersebut, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan bahwa mereka telah melakukan identifikasi terkait sumur-sumur mana saja yang akan direaktivasi.
“Sudah (diidentifikasi). Jadi kalau umpamanya sumurnya itu yang idle well, dia itu memang harus ada strategi yang khusus, tapi secara umum memang dia bisa berkontribusi terhadap produksinya itu,” kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi Suryodipuro, Jumat (30/8/2024).
Sebelum ini, Bahlil juga sempat memberikan instruksi bahwa sumur-sumur idle yang dikuasai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), jika tidak dijalankan, maka akan dicabut izinnya.
Baca Juga
Kejar Target Produksi Migas, Menteri Bahlil Dorong Reaktivasi Sumur Idle
Terkait dengan hal itu, Hudi menerangkan bahwa sejauh ini belum ada pencabutan izin dari KKKS mana pun. Saat ini SKK Migas masih melakukan identifikasi mana saja sumur-sumur idle yang memiliki potensi.
“Itu yang sedang kita identifikasi inventarisir, dan nanti di masing-masing strateginya itu akan kita dorong juga. Masih banyak (sumur idle) yang memiliki potensi, itu masih banyak, cuma ya itu bagaimana kita menstrategikan untuk kita men-tap in potensinya itu,” jelas Hudi.
Sebagai informasi, dari total 44.985 sumur yang ada di Indonesia, terdapat 16.990 sumur yang masuk pada kriteria idle well. Namun, tidak semua memiliki potensi untuk direaktivikasi karena sejumlah hal, seperti tidak adanya potensi subsurface, keekonomian yang tidak terpenuhi karena high cost rectivation dan harga minyak mentah dunia pada saat itu, serta faktor HSE dan non-teknikal seperti masalah masyarakat.
Baca Juga
Aturan Baru Gross Split, Kontraktor Bisa Dapat 95% Bagi Hasil Migas RI
Bahlil menjelaskan bahwa reaktivasi sumur idle merupakan salah satu langkah strategis juga untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Dengan meningkatnya produksi migas, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan devisa negara.
"Dengan mengoptimalkan kembali sumur-sumur yang ada, kita dapat meningkatkan produksi migas secara signifikan tanpa perlu melakukan eksplorasi baru yang membutuhkan waktu dan biaya yang lebih besar," ujar Bahlil, Selasa (27/8/2024).

