Menkominfo: Siap-Siap Bigo Live Bakal "Game Over" di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengancam akan menutup akses atau memblokir platform live streaming Bigo Live apabila masih menayangkan konten perjudian daring (judi online) dan pornografi.
Budi Arie mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan yang kedua kalinya kepada Bigo Live. Apabila setelah surat peringatan ketiga dilayangkan masih ditemukan konten judi online dan pornografi di platform tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tak segan-segan melakukan pemblokiran.
Berdasarkan hasil patroli siber yang dilakukan Kemenkominfo selama 26 Mei hingga 8 Agustus 2024, terdapat 121 akun yang terkait konten judi online di aplikasi Bigo Live. Adapun, hasil patroli siber mulai 15 hingga 18 Agustus 2024, terdapat 32 akun yang terkait konten pornografi di aplikasi Bigo Live.
"Bigo Live sudah peringatan kedua, tinggal ketiga. Saya kan ini berdasarkan tim, laporan tim, bukti-buktinya cukup, sudah pornografi, sudah judi, iklan judi, ya sudah," ujarnya di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2024).
Baca Juga
Lebih lanjut, Budi Arie mengungkapkan bahwa surat peringatan kepada PT Bigo Technology Indonesia selaku entitas bisnis Bigo Technology, pemilik dari Bigo Live di Indonesia dilayangkan pada 21 Agustus 2024. Adapun, surat peringatan pertama dilayangkan pada 16 Juli 2024.
"Kan Bigo itu dari luar itu, platform luar. Mereka bilang, waktu (surat) pertama mereka bilang perbaiki, ternyata masih juga, (surat) kedua. Sekarang (surat) ketiga, sudahlah. Saya pikir sudah saatnya game over. Tunggu saja," ujar Budi Arie.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Prabu Revolusi mengatakan bahwa Bigo Technology Indonesia telah merespon surat peringatan yang dilayangkan Kemenkominfo. Menurut Prabu, mereka telah berkomitmen untuk memperbaiki beberapa kasus yang menjadi sorotan Kemenkominfo.
Baca Juga
Pendiri Telegram Ditangkap Buntut Moderasi Konten, Ini Respons Menkominfo
Gestur perbaikan yang dilakukan oleh Bigo Live sudah sesuai dengan permintaan Kemenkominfo akan menjadi pertimbangan dalam menentukan tindakan selanjutnya. Jika sebaliknya, maka Bigo Live akan segera mengakhiri kiprahnya di Indonesia.
"Pesan dari Pak Menteri adalah jika memang indikasinya sudah kuat, tidak ada perbaikan, tidak ada gestur perbaikan, ya itu langsung game over," ucap Prabu.

