PUPR Bikin Rencana Induk Proyek Jalan Tol di Pemerintahan Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuat rencana induk (master plan) proyek jalan tol di masa pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka (Pra-Gib).
Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja menyatakan, dirinya bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah membuat master plan proyek jalan tol di sepanjang periode pemerintahan baru dengan total panjang 2.300 kilometer (km) dengan asumsi nilai investasi sebesar Rp 460 triliun.
“2.300 km itu asumsinya kan 1 km itu Rp 200 miliar rata-rata. Jadi Rp 460 triliun jadinya, 2.300 km itu,” kata Endra saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2024).
Baca Juga
Menteri Basuki Ungkap Kelanjutan Konstruksi Jalan Tol Demak-Tuban
Dia menambahkan, nilai ratusan triliun rupiah tersebut akan diprioritaskan pada proyek-proyek jalan tol lanjutan di era Joko Widodo (Jokowi) yang selama 10 tahun periodenya telah terbangun sepanjang 2.700 km.
“Itu untuk penyelesaian tol Trans Sumatera, penyelesaian tol Trans Jawa, kemudian tol IKN, utamanya tiga itu,” jelas Endra.
Meski demikian, Endra menyampaikan, master plan ini kembali pada program yang diprioritaskan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Baca Juga
Ditopang Jalan Tol dan Konstruksi, Laba Jasa Marga (JSMR) Melesat 104,32%
“Tapi itu kan dikembalikan kepada prioritas pemerintah baru, kan perlu dukungan pendanaan, dukungan kebijakan, dukungan pelaksanaan begitu,” terang dia.

