Dirjen IKP Bantah Pengunduran Dirinya karena Tekanan Politik
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kemenkominfo) Usman Kansong menampik pengunduran dirinya terkait dengan tekanan politik.
Usman memiliki keterkaitan dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang saat ini berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jabatan terakhirnya adalah Direktur Pemberitaan Media Indonesia yang terafiliasi dengan partai tersebut.
“Enggak ada tekanan dari luar, ini keinginan saya sendiri dan sudah saya bicarakan dengan Sekjen (Sekretaris Jenderal), Wamenkominfo (Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika), sebelumnya juga dengan Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika). Ada (alasan) dari dalam diri saya yang mungkin malu kalau dijelaskan di sini,” katanya di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024).
Baca Juga
Lagi, Pejabat Eselon I Kemenkominfo Mengundurkan Diri, Kini Giliran Dirjen IKP
Usman juga menampik pengunduran dirinya berkaitan dengan pergantian Menkominfo dari Johnny G Plate ke Budi Arie Setiadi pada tahun lalu. Seperti diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) IKP baru dibentuk saat Plate masih menjabat sebagai Menkominfo.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu melantik Usman sebagai Dirjen IKP pada 10 Agustus 2021 sekaligus meresmikan pembentukan Ditjen IKP.
“Jadi, kalau saya memang terkait dengan Johnny G Plate, sama-sama orang Flores. Saya dari Flores Timur, marga Kansong dari Flores Timur, Pak Plate itu dari Flores Barat. Kalau memang seperti itu kan saya dari 2023 (sudah mengundurkan diri),” ungkapnya.
Usman juga memastikan bahwa Ditjen IKP tidak akan dibubarkan setelah dirinya mengundurkan diri. Ditjen tersebut juga masih akan tetap berada di bawah naungan Kemenkominfo, alih-alih bertanggung jawab langsung ke presiden seperti kabar yang santer beredar belakangan ini.
Baca Juga
Dirjen Aptika Kemenkominfo Mengundurkan Diri Buntut Serangan Siber ke PDNS 2
“Ditjen tetap ada, habis ini kan ada sertijab (serah terima jabatan) dengan plt (pelaksana tugas) tetap ada kok. Seperti kemarin ada Plt Dirjen Aptika (Aplikasi Informatika),” ujarnya.
Sebelumnya, Semuel Abrijani Pangerapan atau Semmy yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) pada 4 Juli 2024 lalu.
Lebih lanjut, Usman mengatakan Ditjen IKP sudah membutuhkan sosok baru untuk penyegaran. Namun, dia belum bisa mengungkapkan siapa sosok yang akan menggantikan jabatannya, baik pejabat sementara atau plt maupun pejabat definitif.
"Kalau saya secara pribadi berharap lebih cepat karena kita banyak pekerjaan ya, tapi kan pengganti urusan yang lain bukan urusan saya, saya sebagai mantan pengennya cepat karena banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan supaya cepat beres begitu," pungkasnya.

