Menkominfo Bakal Lantik Jurnalis Prabu Revolusi jadi Dirjen IKP
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi akan melantik Prabu Revolusi sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Senin (19/8/2024).
Pria yang dikenal luas sebagai jurnalis ini akan menggantikan Usman Kansong yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (14/8/2024) lalu.
Berdasarkan pantauan Investortrust.id, tampak berjejer karangan bunga yang memberikan karangan bunga atas penunjukan Prabu sebagai Dirjen IKP. Pelantikan akan dilakukan di Press Room Kemenkominfo yang berada depan lobi utama.
Sekitar pukul 11.05 WIB, Prabu terlihat akan menaiki lift yang ada di Gedung Utama Kemenkominfo untuk menuju ke ruangan Menkominfo di lantai 7. Tak lama berselang, Budi Arie menyusul didampingi oleh Wamenkominfo Nezar Patria.
Sosok Prabu sempat menjadi sorotan setelah banting setir dari kubu pasangan calon (paslon) Ganjar Pranowo-Mahfud MD ke paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 lalu. Dia pernah menjabat sebagai Deputi Komunikasi 360 Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebelum akhirnya dicopot dari jabatannya.
Dukungannya ke paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mulai terlihat setelah tampak mendampingi Gibran kampanye di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kemudian sejumlah unggahannya di akun media Instagram-nya @praburevolusi juga memperlihatkan dukungan ke paslon tersebut.
Setelah menyatakan dukungannya ke paslon Prabowo-Gibran, Prabu kemudian diangkat menjadi Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional per Februari 2024. Dia diketahui memang memiliki latar belakang pendidikan Teknik Fisika dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan pernah terlibat beberapa proyek refinery automation atau otomatisasi kilang.
Jabatan yang akan diemban oleh Prabu selama ini memang sarat akan kepentingan politik. Usman yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen IKP adalah Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Usman juga memiliki keterkaitan dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang saat ini berseberangan dengan pemerintahan Jokowi. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Pemberitaan Media Indonesia yang terafiliasi dengan partai tersebut.
Baca Juga
Lagi, Pejabat Eselon I Kemenkominfo Mengundurkan Diri, Kini Giliran Dirjen IKP
Walaupun demikian, Usman menampik pengunduran dirinya terkait dengan tekanan politik.
“Enggak ada tekanan dari luar, ini keinginan saya sendiri dan sudah saya bicarakan dengan Sekjen (Sekretaris Jenderal), Wamenkominfo (Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika), sebelumnya juga dengan Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika). Ada (alasan) dari dalam diri saya yang mungkin malu kalau dijelaskan di sini,” katanya di Gedung Utama Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024).
Usman juga menampik pengunduran dirinya berkaitan dengan pergantian Menkominfo dari Johnny G Plate ke Budi Arie Setiadi pada tahun lalu. Seperti diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) IKP baru dibentuk saat Plate masih menjabat sebagai Menkominfo.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) melantik Usman sebagai Dirjen IKP pada 10 Agustus 2021 sekaligus meresmikan pembentukan Ditjen IKP.
“Jadi, kalau saya memang terkait dengan Johnny G Plate, sama-sama orang Flores. Saya dari Flores Timur, marga Kansong dari Flores Timur, Pak Plate itu dari Flores Barat. Kalau memang seperti itu kan saya dari 2023 (sudah mengundurkan diri),” ungkapnya.

