LRT Jabodetabek Akan Berlakukan Kartu Kredit sebagai Alat Pembayaran
SEMARANG, investortrust.id - LRT Jabodebek berkomitmen meningkatkan layanan, salah satunya menyediakan transaksi pembayaran dengan kartu kredit, selain kartu uang elektronik yang saat ini digunakan.
''Jadi (nantinya) kartu kredit bisa kita tapping sehingga tidak hanya pengguna e-money, tidak hanya pengguna uang elektronik, tapi para pengguna kartu kredit bisa melakukan proses pembayaran transaksi di LRT Jabodebek ini,'' kata Executive Vice President (EVP) LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi dalam acara media gathering LRT Jabodebek di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/8/2024) malam.
Baca Juga
Jakpro Sebut Investor Asing Minati 3 Fase Lanjutan LRT Jakarta
LRT Jabodebek, lanjut Purnomosidi, akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan, mulai dari operasional hingga peningkatan jumlah frekuensi keberangkatan.
''Senin kemarin kita uji coba dengan menambah 2 trainset lagi, sehingga saat ini semakin malam waktu operasi kita di 22.30 WIB dari (Stasiun) Dukuh Atas,'' ujarnya.
Dia juga mengungkapkan, penumpang LRT Jabodebek didominasi oleh pekerja dari arah Jati Mulya. Tak hanya itu, penumpang per hari LRT Jabodebek saat ini mencapai 77.000 orang di hari kerja dan 37.000 orang di akhir pekan.
''Penumpang kita per hari itu hampir 75.000 - 77.000 (orang) di hari kerja atau weekdays dengan kemarin tambah 2 trainset itu. Sementara untuk weekend itu memang rata-rata penumpang kita adalah 35.000 - 37.000 (orang),'' imbuh Purnomosidi.
Berdasarkan catatan investortrust.id, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah membukukan kinerja positif dari LRT Jabodebek mulai awal operasinya di 28 Agustus 2024 hingga Juli 2024.
''Sejak awal diluncurkan pada Agustus 2023 sampai Juli 2024, LRT Jabodebek telah berhasil mengangkut 15.275.593 penumpang. Tingginya volume tersebut juga menunjukan kereta perkotaan kini semakin menjadi solusi transportasi bagi masyarakat urban di wilayah Jabodebek,'' papar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba beberapa waktu lalu.
Baca Juga
LRT Jabodebek Tambah 14 Perjalanan, Ini Jadwal Baru per 5 Agustus 2024
Sebelumnya, KAI tengah melakukan uji coba penambahan 14 perjalanan light rail transit (LRT) Jabodebek mulai hari, Senin (5/8/2024). Uji coba tersebut dilakukan pada hari kerja, khususnya pada jam sibuk (peak hours).
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono mengatakan, dengan uji coba ini maka frekuensi perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja meningkat dari 336 perjalanan menjadi 350 perjalanan per hari.
Ia juga menyampaikan, waktu tunggu antar kereta juga menjadi lebih singkat, yakni 10 menit pada lintas Jatimulya - Dukuh Atas dan Harjamukti - Dukuh Atas. Kemudian, 5 menit pada lintas Cawang - Dukuh Atas.
''Sebelumnya headway pada ketiga lintas tersebut saat peak hours mencapai 5,5 - 11 menit,'' kata Mahendro beberapa waktu lalu.
Mahendro menambahkan, uji coba penambahan perjalanan ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi minatnya menggunakan layanan LRT Jabodebek.
''Pada bulan Juli 2024, kami mencatat adanya kenaikan signifikan dalam jumlah pengguna sebesar 17% dibandingkan bulan Juni. Secara spesifik, pada hari kerja rata-rata jumlah pengguna mencapai 75.694 orang, sementara pada akhir pekan mencapai 35.789 orang,'' paparnya.
Dengan uji coba ini, KAI berharap dapat memberikan kemudahan lebih bagi para pengguna, khususnya pada jam-jam sibuk yang sering mengalami kepadatan di stasiun maupun dalam kereta LRT.

