Pemerintah Usulkan Revisi KEN, Bauran EBT Ditarget 70-72% di 2060
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang juga bertindak sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) meminta revisi PP No. 79/2024 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).
Arifin memaparkan, revisi ini dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor. Di antaranya, tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi serta sasaran penyediaan dan pemanfaatan energi dalam PP KEN. Melesetnya perubahan lingkungan strategis yang cukup signifikan, baik nasional maupun global.
Baca Juga
“Dengan asumsi makro ekonomi target pertumbuhan nasional 2019-2023 sebesar 7-8%, namun capaiannya rata-rata di 2015-2018 sekitar 5%, dan terjadi anomali akibat dampak krisis ekonomi global dan pandemi Covid-19 hingga tahun 2020 terjadi pertumbuhan negatif mencapai minus 2%,” kata Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, Senin (8/7/2024).
Lebih lanjut, dia mengatakan, sejalan dengan tahap tersebut, capaian sasaran penyediaan dan pemanfaatan energi pada PP KEN selama 2015-2023 juga mengalami gap, yaitu sekitar 3-4% per tahun. “Khusus di 2023 realisasi capaian bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) tercatat sebesar 13,1% dari target sebesar 17,87%. Selain itu, kebijakan energi nasional juga perlu selaras dengan kebijakan perubahan iklim,” papar Arifin.
Dia menerangkan, tujuan KEN adalah memberikan arah dalam upaya mewujudkan kebijakan pengelolaan energi yang berdasarkan prinsip berkeadilan, berkelanjutan, keterpaduan, efisiensi, produktivitas dan berwawasan lingkungan guna terciptanya kemandirian energi nasional, ketahanan energi nasional, dan pemenuhan komitmen.
Baca Juga
Kementerian ESDM Akui Berat Kejar Target Bauran EBT 23% di 2025
Adapun perubahan grand strategi kebijakan dalam RPP KEN adalah tetap memperhatikan keamanan pasokan, dan keterjangkauan harga selama transisi energi, mengoptimalkan penggunaan gas sebagai sumber energi transisi, memaksimalkan pemanfaatan EBT, dan penggunaan energi baru untuk menyeimbangkan dan mencapai target dekarbonisasi.
“Pada RPP KEN, target dekarbonisasi sektor energi melalui transisi energi untuk mencapai puncak emisi di 2035 dan net zero emisi di tahun 2060. Dan target bauran EBT di tahun 2060 sebesar 70-72%,” ujar dia.

