Bagikan

Colliers: Tarif Sewa Perkantoran Jakarta Akan Tumbuh 3% per Tahun Hingga 2026

JAKARTA, investortrust.id – Salah satu konsultan properti, Colliers Indonesia memperkirakan tarif sewa perkantoran di Jakarta akan bertumbuh sekitar 3% per tahun di tahun 2024 – 2026. Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menyatakan, permintaan kantor telah mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2023, dengan tarif sewa yang kompetitif, mendorong para pemilik gedung untuk menawarkan paket menarik guna memikat lebih banyak penyewa, terutama untuk gedung-gedung baru.

“Ekonomi Indonesia relatif sehat dalam beberapa tahun terakhir, dengan proyeksi menunjukkan stabilitas di tahun 2024. Meskipun ada sedikit kecenderungan terjadi pada pertumbuhan ekonomi, permintaan ruang kantor diperkirakan akan tetap relatif stabil dengan luas 100.000–150.000 meter persegi per tahun selama 2024–2026,” kata Ferry dalam keterangannya, Senin (22/4/2024).

Berdasarkan data Colliers Indonesia, demand perkantoran di kuartal I-2024 meningkat sebesar 296.382 m2. Sedangkan, supply perkantoran diperkirakan bertumbuh sekitar 1-1,5% per tahun sepanjang 2024-2026.

Diketahui pula hingga kuartal I-2024, Colliers Indonesia mencatat tarif sewa perkantoran terkontraksi 1,83% (quarter-on-quarter/QoQ) sejumlah Rp211.188/m2, namun diperkirakan bertumbuh hingga akhir tahun 2024 sebesar 2,21% (year-on-year/YoY) atau sejumlah Rp203.900/m2. Kemudian, menurut Ferry, pertumbuhan rata-rata per tahunnya sampai dengan 2026 dapat mencapai 3,44% atau sejumlah Rp220.815/m2.

Baca Juga

Industri Manufaktur hingga Properti Diyakini Bisa Dorong Ekonomi Tumbuh 5%

Fleksibilitas pemilik properti, lanjut Ferry, berperan penting dalam menyerap ruang, terutama di gedung kantor yang baru beroperasi. Saat ini, para penyewa sedang aktif mencari peluang untuk relokasi ke gedung kantor berkualitas tinggi yang menawarkan paket sewa khusus, dengan memprioritaskan faktor-faktor di luar lokasi dan fasilitas sekitar.

“Selain itu, melibatkan konsultan properti pihak ketiga menjadi strategi yang efektif untuk mengamankan kesepakatan transaksi yang lebih menguntungkan,” tambah dia.

Dalam skenario pasar perkantoran, penyewa tetap memegang posisi tawar yang lebih kuat karena masih ada sejumlah besar ruang yang belum terserap hingga akhir tahun 2023.

Menurut Head of Office Services Colliers Indonesia, Bagus Adikusumo, berdasarkan jenis industri, bisnis yang terkait dengan keuangan dan teknologi masih menjadi penggerak utama permintaan ruang kantor.

“Meskipun demikian, sebagian besar transaksi kantor masih berasal dari penyewa yang sudah menghuni ruang kantor saat ini, dengan sedikit sektor bisnis baru yang mampu mengisi ruang kosong yang besar secara signifikan,” tandas Bagus.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024