Investor Belarus Lirik IKN, Bidik Peluang Bisnis Pupuk Potasium
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id — Belarus menyatakan minat memperluas hubungan bisnis di Kalimantan Timur, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan menyoroti peluang kerja sama di sektor pertanian, khususnya pasokan pupuk potasium untuk Indonesia.
Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski menyampaikan ketertarikan tersebut dalam Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 yang digelar di IKN pada Kamis (22/10/2026).
“Saya menyampaikan bahwa kami berminat untuk mengembangkan bisnis kami di wilayah ini. Anda tahu, Belarus adalah salah satu supplier pupuk potasium untuk Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Jadi kami menantikan peluang pengembangan kerja sama bisnis di sini,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (26/10/2026).
MIF 2026 merupakan kolaborasi antara Otorita IKN, Bank Indonesia (BI), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur untuk memperluas peluang investasi dan mendorong transformasi ekonomi daerah.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso menyampaikan, forum tersebut membuka ruang bagi investor untuk menyampaikan peluang, kebutuhan, dan kendala investasi secara langsung kepada pemerintah, termasuk Otorita IKN.
“Hari ini kita akan berdiskusi langkah nyata berinvestasi di IKN. Ini adalah komitmen kami, Otorita IKN, mendengarkan segala solusi sekaligus hambatan di setiap langkah berinvestasi, termasuk di Ibu Kota Nusantara. Saya juga ingin menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara adalah sinergi antara pemerintah dan swasta,” ujar Roi.
Dalam forum tersebut, Roi memaparkan sejumlah kemudahan berusaha di IKN, mulai dari tax holiday, super tax deduction, hingga layanan perizinan satu pintu melalui Otorita IKN.
Baca Juga
Pemain Muda Garuda Mulai Manfaatkan Training Centre PSSI IKN Senilai Rp 175,6 M
Otorita IKN juga memperkenalkan platform INVESTARA (Invest Platform Nusantara) sebagai wadah bagi pelaku usaha untuk mengeksplorasi peluang bisnis di Nusantara.
Mengusung tema “Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan’s Economic Transformation”, MIF 2026 menghadirkan investor pelopor dari PT Star Bright International Investment, PT Dian Jaya Indonesia, Mayapada Hospital Nusantara, dan PT Hauptstadt Indonesia Borneo.
Selain Belarus, forum tersebut mengundang perwakilan diplomatik dan perdagangan dari Bangladesh, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor perdagangan, industri, investasi, dan pengembangan kawasan.
Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Md. Abul Hasan Mridha turut mengapresiasi perkembangan pembangunan Nusantara sebagai kota hijau. Menurutnya, kesamaan antara Indonesia dan Bangladesh membuka peluang pertukaran pengetahuan, khususnya dalam pembangunan perkotaan.
“Nusantara sedang membangun kota, kota nya hijau dan progresnya cepat. Semua orang tahu, Bangladesh dan Indonesia adalah saudara, kita memiliki banyak kesamaan. Jadi, kita bisa bekerja sama dan berbagi pengetahuan, mungkin ini (kerja sama) akan membantu pembangunan kota juga di Bangladesh,” tutur Abul Hasan.
Rangkaian MIF 2026 dimulai di Samarinda pada Rabu (21/10/2026), kemudian berlanjut di Nusantara pada Kamis (22/10/2026) untuk memperkenalkan peluang investasi dan mendengarkan pengalaman investor.
Otorita IKN bersama BI dan Pemprov Kalimantan Timur berharap forum tersebut memperluas komunikasi dengan investor serta mitra internasional dan menghasilkan tindak lanjut investasi yang mendukung pembangunan Nusantara dan pertumbuhan ekonomi setempat.
