Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah, Bukti BUMN Bersaing di Pentas Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Danantara melalui perusahaan perawatan pesawat, GMF AeroAsia, resmi melebarkan sayap ke ekosistem aviasi Timur Tengah. Bersama Otoritas Penerbangan Sipil Oman (Civil Aviation Authority/CAA), GMF menandatangani perjanjian konsesi 20 tahun untuk mengoperasikan dan mengelola fasilitas perawatan pesawat di Bandara Internasional Muscat.
Penandatanganan dilakukan oleh Presiden CAA, Naif bin Ali Al-Abri, dan CEO GMF AeroAsia, Andy Fahrurrozi. Momen penting ini berlangsung di sela pembukaan Civil Aviation Investment Forum di Muscat, Oman, pekan ini.
Lewat kerja sama ini, GMF akan menyediakan layanan perawatan berat (heavy maintenance) dan inspeksi berkala bagi armada maskapai nasional, regional, hingga internasional. Targetnya, Bandara Internasional Muscat menjadi pusat perawatan dan layanan penerbangan regional yang terintegrasi, dengan memanfaatkan lokasi strategis Oman.
"Tak hanya soal bisnis, kerja sama ini juga membuka jalan alih pengetahuan dan teknologi canggih di bidang perawatan rangka pesawat (airframe), mesin, dan avionik," tulis keterangan mengutip akun resmi Civil Aviation Authority Oman, Selasa (6/10/2026).
Penetrasi GMF di Timur Tengah juga semakin membuktikan eksistensi BUMN di bawah Danantara. Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo bahwa BUMN di bawah Danantara tidak hanya sekadar pengikut tapi pemain utama di pentas global.
"Kita ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500, membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tetapi Indonesia juga dapat menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia," kata Presiden Prabowo dalam peluncuran Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025).
