Mentan Amran: Bukan Hanya Indonesia, Dunia Sedang Krisis Pangan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan krisis pangan saat ini akibat perubahan cuaca ekstrem, yakni el nino yang melanda Indonesia dan sejumlan negara di dunia.
Hal tersebut disampaikan Mentan Amran ketika menghadiri acara ‘Dialog Kebangsaan’ yang digelar di Universitas Hassanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kondisi dunia sekarang, bukan hanya Indonesia, terjadi krisis pangan. Ada peningkatan pemanasan global yang memicu penurunan produksi,” ucap Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (21/2/2024).
Baca Juga
Bulog Salurkan Kembali Bantuan Pangan Beras melalui Kantor Pos
Yang kelaparan di dunia saat ini, menurut dia, kurang lebih mendekati satu miliar penduduk dan ada 44 negara di dunia yang terancam kelaparan.
Terkait dampak el nino bagi Indonesia, dia mengatakan, memicu penurunan luas lahan pertanian yang ditanami menjadi 800.000 hektare dari 1.753.000 hektare akibat adanya kekeringan eksrim.
"Biasanya grafik di Februari ini meningkat, bisa sampai 2 juta. Ini belum sampai puncak, kita malah turun. Ini yang mengkhawatirkan," ungkap Amran.
Meskipun begitu, Amran tetap optimis bahwa Indonesia bisa swasembada pangan. Hal ini didukung keputusan pemerintah untuk meningkatkan bantuan pupuk menjadi Rp 14 triliun tahun 2024 untuk memacu akselerasi produksi pertanian Indonesia.
Baca Juga
Pemerintah Kebut Program Food Estate di Papua Selatan, Diharapkan Jadi Kemandirian Pangan
"Indonesia sudah tiga kali swasembada, pada 2017, 2019, 2020. Itu artinya kita mampu. Hanya saja saat ini kondisi pertanian tidak baik ditambah dengan kondisi iklim yang tidak bersahabat, diperparah dengan kebijakan yang perlu disempurnakan,” terangnya.
“Salah satunya adalah masalah pupuk. Saat saya beri tahun kepada presiden, dengan spontan Presiden berkata tambah pupuk 14 triliun untuk mengatasi masalah ini," terang Amran.

