PGN (PGAS) Pasok Gas Bumi ke RS Sardjito, Efisiensi Biaya Capai 75%
Poin Penting
|
YOGYAKARTA, Investortrust.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN sebagai Subholding Gas Pertamina telah memasok gas bumi untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta, dengan pemanfaatan utama untuk kebutuhan boiler dan dapur rumah sakit.
Pemanfaatan gas bumi tersebut membuat RSUP Dr. Sardjito mencatat efisiensi biaya operasional dengan rata-rata penghematan mencapai 75% dibandingkan energi yang digunakan sebelumnya.
Baca Juga
PGN (PGAS) Tambah Pasokan Gas 5,45 BBTUD, Kontrak Berlaku hingga 2040
PGN menjaga keandalan layanan gas bumi dengan menyesuaikan pasokan terhadap kebutuhan dan karakteristik operasional RSUP Dr. Sardjito. Perusahaan juga memberikan dukungan pemeliharaan secara berkala terhadap fasilitas penyaluran gas bumi.
“PGN menjaga keandalan dan keamanan layanan gas bumi kepada pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan secara rutin untuk memastikan sistem tetap beroperasi secara optimal serta siap merespons apabila terdapat kendala. Untuk RSUP Dr. Sardjito, kami terus menjaga agar pasokan gas bumi tersedia secara andal sesuai kebutuhan operasional rumah sakit,” ujar Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono dikutip Selasa (22/9/2026).
Gas bumi di RSUP Dr. Sardjito digunakan untuk dua kebutuhan utama yang berlangsung setiap hari. Energi tersebut mengoperasikan ketel uap atau boiler yang mendukung kegiatan Central Sterile Supply Department (CSSD) untuk proses sterilisasi serta kebutuhan laundry. Gas bumi juga digunakan untuk mendukung aktivitas dapur rumah sakit.
Pasokan gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito dipenuhi melalui skema CNG Clustering dari fasilitas pressure regulating system (PRS). Pasokan tersebut bersumber dari Semarang dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi rumah sakit di Yogyakarta. Volume pemakaian gas bumi RSUP Dr. Sardjito saat ini berada pada kisaran 25.000 hingga 30.000 meter kubik per bulan. Tingkat konsumsi tersebut mengikuti kebutuhan operasional fasilitas rumah sakit yang berjalan setiap hari.
Efisiensi Biaya Operasional
Pemanfaatan gas bumi memberikan perubahan pada struktur biaya energi yang dikeluarkan rumah sakit. RSUP Dr. Sardjito mencatat penghematan yang cukup besar dibandingkan penggunaan sumber energi sebelumnya.
“Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75% dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya,” ujar Teknisi Pemeliharaan RSUP Dr. Sardjito Arismantoro.
Baca Juga
Selain faktor biaya, Arismantoro mengatakan penggunaan gas bumi juga mendukung operasional rumah sakit yang lebih memperhatikan aspek lingkungan. Gas bumi memiliki karakteristik emisi yang lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya.
Kondisi tersebut turut mendukung upaya RSUP Dr. Sardjito dalam menjalankan kegiatan operasional dengan memperhatikan aspek lingkungan dan prinsip keberlanjutan. Pemanfaatan energi juga menjadi bagian dari kebutuhan rumah sakit untuk menjaga kegiatan pelayanan tetap berjalan.
Dari sisi keandalan, penggunaan gas bumi di RSUP Dr. Sardjito berjalan untuk memenuhi kebutuhan operasional fasilitas rumah sakit. Ketersediaan energi secara konsisten menjadi kebutuhan penting karena sejumlah fasilitas pelayanan harus tetap beroperasi untuk mendukung aktivitas medis dan nonmedis.
