Mantan Bos Injourney Airports Faik Fahmi Jadi Dirut Pelita Air, Intip Profilnya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports, Faik Fahmi, ditunjuk menjadi Direktur Utama maskapai penerbangan milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air.
Penunjukan tersebut diumumkan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) melalui laman resminya, Selasa (7/7/2026).
"INACA beserta seluruh pengurus dan anggotanya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Faik Fahmi atas kepercayaan yang diberikan sebagai Direktur Utama PT Pelita Air," jelas INACA.
Baca Juga
Pertamina Bawa Produk UMKM Mitra Binaan Masuk Booklet Pelita Air
INACA menilai kepemimpinan pria yang aktif sebagai Ketua Umum Indonesia Aviation Association (IAA) itu merupakan langkah strategis Pelita Air untuk memperkuat pertumbuhan perusahaan. Asosiasi juga berharap Pelita Air memperluas kontribusinya terhadap industri penerbangan nasional.
"INACA berharap di bawah kepemimpinan Bapak Faik Fahmi, Pelita Air semakin berkembang, memperluas kontribusinya bagi industri penerbangan Indonesia, serta mendukung kemajuan konektivitas nasional," tulis INACA.
Sebelum dipercaya memimpin Pelita Air, Faik Fahmi menjabat sebagai Dirut PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports yang merupakan hasil penggabungan PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II).
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Ungkap Progress Merger dengan Pelita Air, Ini Data Terbaru
Faik Fahmi juga pernah menjabat sebagai Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada 2012-2014, kemudian menjadi Direktur Komersial dan Bisnis PT Angkasa Pura II (Persero) pada 2015-2016. Selanjutnya, Faik menjabat Direktur Pelabuhan, kemudian dipercaya sebagai Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2017-2023.
Faik Fahmi menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Magister Manajemen (MM) di Binus University, dan program Doktor Ilmu Administrasi di Universitas Brawijaya, Malang.
