Kemenekraf Siapkan 3 Program Unggulan untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif 2027
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya memaparkan tiga program unggulan yang akan menjadi fokus pengembangan ekonomi kreatif pada 2027. Program tersebut disiapkan untuk memperkuat investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja.
Tiga program itu meliputi Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia. Ketiganya disampaikan Riefky dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR terkait pembahasan RKP dan RKA-K/L Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga
Menekraf Dorong Industri Gim Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif
“Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia kami usulkan sebagai flagship program Kemenekraf 2027,” kata Riefky di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Riefky menjelaskan seluruh program diarahkan untuk meningkatkan investasi dan ekspor ekonomi kreatif. Selain itu, program juga ditujukan menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kemiskinan.
“Seluruh dukungan ini kami arahkan untuk memastikan sektor ekraf berkontribusi nyata terhadap peningkatan investasi, ekspor, penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, program unggulan tersebut juga mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2029. Ekonomi kreatif dinilai memiliki peran strategis sebagai mesin pertumbuhan baru berbasis kreativitas dan inovasi.
Selain tiga program utama, Kemenekraf mengusulkan bantuan pemerintah untuk memperkuat sarana dan prasarana produksi kreatif. Dukungan juga diberikan melalui penguatan kelembagaan dan diplomasi ekonomi kreatif guna memperluas akses pasar internasional.
Program-program tersebut disusun untuk mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan RKP 2027. Kemenekraf menargetkan pertumbuhan PDB ekonomi kreatif sebesar 5,8% dan pertumbuhan ekspor 5,5%.
Nilai ekspor ekonomi kreatif pada 2027 ditargetkan mencapai US$ 29,39 miliar. Sementara penyerapan tenaga kerja diproyeksikan mencapai 26,58 juta orang dengan investasi hingga Rp 157,65 triliun.
Baca Juga
Kemenekraf Usul Tambahan Anggaran Rp 1,73 Triliun ke DPR untuk Perkuat Ekonomi Kreatif 2027
Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi VII DPR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengapresiasi arah kebijakan yang disusun Kemenekraf. Ia menilai program yang dijalankan harus terukur dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Saya yakin anggota Komisi VII akan mendukung program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rahayu.
Menurutnya, program Desa Kreatif perlu memiliki basis data dan implementasi yang jelas agar berdampak optimal. Komisi VII DPR juga menerima dan mendalami usulan program serta kebutuhan anggaran yang disampaikan Kemenekraf. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari penyusunan RKA-K/L Tahun Anggaran 2027.
