Harga Plastik Melambung, Emil Dardak Siapkan Langkah Mediasi bagi Industri di Jatim
Poin Penting
|
NGANJUK, investortrust.id - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengatakan perang yang terjadi di Timur Tengah berdampak terhadap industri di wilayah Jawa Timur, yang terkait dengan plastik dalam proses produksinya.
“Yang menjadi concern saat ini adalah plastik, karena plastik ini mengalami peningkatan harga yang paling terlihat,” kata Emil, saat taklimat media, di Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026).
Meski menghadapi tekanan dari harga plastik yang naik, Emil menyebut pelaku usaha di Jawa Timur mampu menghadapi goncangan. Sebab, kejadian seperti ini bukan pertama kali dihadapi.
Untuk merespons kondisi tersebut, pemerintah provinsi (pemprov) siap membantu, salah satunya dengan memediasi situasi ketenagakerjaan yang dihadapi industri.
“Kalau itu ada dampaknya dalam kaitannya dengan komunikasi dengan perwakilan Indonesia atau negara asing yang ada di sini, maka kita harus bisa memediasi,” ujar dia.
Baca Juga
Wagub Emil: Jawa Timur Ingin Terus jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Selain itu, pemprov siap membuka komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) mengenai masalah keuangan dari pelaku usaha.
Hingga saat ini, Emil mengaku belum ada perusahaan yang menyatakan force majeure ketika menghadapi kenaikan harga plastik ini. Pemprov dan pelaku usaha akan mengantisipasi untuk menghadapi masalah tersebut.
Selain itu, pemprov bekerja dengan kepolisian juga akan terus memastikan kelancaran industri dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya penimbunan.
“Hal-hal seperti ini penting karena kelancaran di level ini akan menentukan kelancaran di level industri,” kata dia.

