Dipanggil DPR, Saham BUMN Karya Perkasa Dipimpin WIKA
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten BUMN konstruksi bangkit dipimpin lompatan harga saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Bahkan, sepanjang moth to date (mtd), lompatan harga saham ini telah lebih dari 100%.
Lompatan harga kian pesat setelah sejumlah emiten BUMN Karya akan menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI untuk membahas usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2025, hari ini. Komisi XI memanggil direksi PT Hutama Karya, Adhi Karya (ADHI), Wijaya Karya (WIKA), PTPP (PTTP), serta Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas).
Penguatan tertinggi dicatatkan saham WIKA setelah harganya naik dari level penutupan akhir Juni Rp 86 menjadi Rp 180 pada perdagangan intrday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/7/2024). Bahkan, saham WIKA menguat 26,24% menjadi Rp 180 pada perdagangan intraday hari ini.
Baca Juga
Tuntaskan Restrukturisasi Utang Rp 24,20 Triliun, WIKA Lanjutkan Rights Issue
Kenaikan harga saham WIKA terjadi setelah pemerintah menyuntikkan modal tambahan dengan total Rp 9,2 triliun. Senilai Rp 6 triliun disuntukkan negara dan sisanya dari eksekusi rights issue pemegang saham publik. Dana tersebut akana dimanfaatkan perseroan untuk memenuhi kebutuhan modal dalam menyelesaikan sejumlah proyek yang telah dimenangkan.
Penguatan selanjutnya dicatatkan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dari level Rp 290 pada penutupan akhir Juni 2024 menjadi Rp 362 pada perdagangan intraday sesi I hari ini atau penguatan mth mencapai 24%. Edangkan hari ini, saham PTPP bergerak melesat 9,04% menjadi Rp 362.
Baca Juga
Tak mau ketinggalan, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) ikut cetak lompatan harga sebanyak 8,11% menjadi Rp 240 pada perdagangan intraday sesi I hari ini. Sedangkan mtd, saham ADHI telah melesat dari level Rp 197 menjadi Rp 240 atau menguat 21%. Sebaliknya saham PT Wakita Karya Tbk (WSKT) masih mengalami suspensi perdagangan oleh BEI.
Tak hanya itu, saham anak usaha sejumlah BUMN Karya ikut mencatatkan lompatan harga mengesankan sepanjang Juli 2024 berjalan, yaitu saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) telah melesat dari level Rp 50 menjadi Rp 70 dan saham PT PP Properti Tbk (PPRO) menguat dari level Rp 9 menjadi Rp 11 sepanjang Juli 2024. Begitu juga dengan saham PT Wika Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menguat dari Rp 58 menjadi Rp 69 sepanjang mtd.
Grafik Saham BUMN Karya
