Proyeksi Laba Berubah, Cek Target Harga Saham Terbaru SIDO
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dipangkas turun ke level Rp 470 per saham, seiring proyeksi penurunan pendapatan dan laba bersih SIDO tahun ini.
Tim Research BNI Sekuritas menyebut target harga SIDO Rp 470, mencerminkan price earning ratio sebesar 14,5 kali tahun 2024, yang mewakili 1 standar deviasi di bawah rata-rata historis sejak Initial Public Offering (IPO).
‘’Kami tetap merekomendasikan sell untuk saham SIDO untuk jangka waktu 3 bulan hingga 12 bulan ke depan,’’ ulas Tim Riset BNI Sekuritas yang diterbitkan baru-baru ini.
Baca Juga
Harga Emas Batangan Antam Turun Rp 3.000 per Gram, Berikut Rinciannya
Sebelumnya, per kuartal III-2023, SIDO melaporkan penurunan laba bersih sebesar 18,6% year on year, menjadi Rp 586,57 miliar. Pada periode yang sama tahun 2022, laba bersih SIDO tercatat Rp 720,4 miliar.
Sementara untuk penjualan, SIDO membukukan angka Rp 2,36 triliun periode Januari – September 2023. Pencapaian ini menurun 9,7% (yoy) dari Rp 2,61 triliun pada periode Januari – September 2022.
Penurunan penjualan terjadi di seluruh segmen bisnis SIDO. Segmen jamu herbal dan suplemen turun 12,13% (yoy) menjadi Rp 1,45 triliun. Kemudian segmen makanan dan minuman turun 2,64% (yoy) ke Rp 820,39 miliar, dan segmen farmasi turun 25,55% menjadi Rp 85,41 miliar.
Baca Juga
Samuel Sekuritas: Sentimen Bullish Masih Kuat, IHSG Menuju 7.000
Mengacu pada kinerja kuartal III-2023, tim riset BNI Sekuritas pun memangkas outlook laba SIDO sebesar 22%-24%. ‘’Revisi target laba mencerminkan ekspektasi penjualan dan marjin yang lebih rendah. Kami mengantisipasi penurunan sebesar 20% YoY, menandai pertumbuhan terlemah dalam satu dekade terakhir,’’ ulas BNI Sekuritas.
Kendati permintaan diproyeksi tetap lemah pada tahun 2024, Samuel menilai, SIDO berencana menerapkan kenaikan harga. Kenaikan harga produk merupakan upaya mengantisipasi penurunan margin akibat dampak kenaikan harga gula di tahun yang akan datang.
Untuk itu proyeksi tim riset BNI Sekuritas masih menunjukkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih SIDO sebesar 6% hingga 10% YoY di tahun 2024.
