OJK: Net Buy Rp 20 Triliun, Pasar Saham RI Menguat di Tengah Tekanan Global
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengungkapkan, di tengah tekanan pelemahan pertumbuhan ekonomi global, pasar modal Indonesia masih menguat. Data yang dihimpun OJK hingga 16 Februari 2024 menunjukkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,86% year-to-date ke level 7.335, dengan net buy di pasar saham sebesar Rp 20,05 triliun.
“Pasar modal Indonesia masih menguat di tengah perlambatan ekonomi global, dengan IHSG menguat 0,86% ytd dan membukukan net buy Rp 20,05 triliun. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 11.600 triliun,” ucap Inarno dalam konferensi pers Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024 di Jakarta, Selasa (20/02/2024).
Baca Juga
Asing Net Sell SBN Rp 1,1 Triliun Jumat Lalu, Net Buy Saham Rp 842 Miliar Hari Ini
Peningkatan Fund-raised
Ia menuturkan, antusiasme pendanaan melalui pasar modal tahun ini juga baik, tecermin dari peningkatan fund-raised. “Rp 12,34 triliun di tahun ini,” ujarnya.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada tahun 2023, BEI menduduki peringkat-9 dari aspek total nilai fund-raised, di antara bursa-bursa global. BEI mencatat, total fund-raised saham sebesar Rp 54,14 triliun sepanjang tahun 2023
Baca Juga
Inarno mengatakan lebih lanjut, nilai asset under management (AUM) pengelolaan investasi tercatat sebesar Rp 800 triliun. Nilai ini turun 2,96% year to date. Sedangkan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp 477,28 triliun atau turun 4,82% ytd.
