OJK Fokuskan Tasksonomi Ekonomi Berkelanjutan
JAKARTA, investortrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan akan memfokuskan taksonomi berkelanjutan transisi energi. Pengembangan taksonomi tersebut untuk mendukung pencapaian target nationally determined contribution (NDC) Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar usai ditemui dalam acara Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI 2024 di Jakarta, Selasa, (02/01/2024). “Nah, transisi energi ini meliputi aspek dari bagaimana pengurangan dari penggunaan energi fossil fuel kepada energi terbarukan,” ujarnya.
Baca Juga
Lebih lanjut, Mahendra menjelaskan, sejumlah bidang atau industri diperlukan untuk mendukung transisi energi ini, seperti industri pada mineral kritis. Sektor-sektor industri utama tersebut yang akan menjadi perhatian.
“Dalam hal itu memang, bentuk insentifnya, kami dari kacamata OJK dan pasar modal memang sudah melakukan dan akan terus melanjutkan dari berbagai segi, seperti pendaftaran yang lebih ringan, dibandingkan yang lain,” terangnya.
Selain itu, dia menambahkan, akan membuat pengelompokan perusahaan yang masuk dalam sektor berkelanjutan. Dan diharapkan dalam proses insentif akan lebih lengkap dengan dukungan yang diperoleh dari pemerintah.
Baca Juga
Terkait kapan berlakunya transisi tersebut, Mahendra mengaku pihaknya masih menunggu keputusan peraturan pemerintah (PP).
“Tapi kalau melihat dari undang-undang pengembangan dan penguatan sektor keuangan (PPSK), memang tidak boleh lebih lambat daripada Januari tahun depan. Jadi, kami berharap dalam waktu periode itu,” tandas dia.(CR-5)
