Lelang 7 Seri SUN, Penawaran Masuk Membludak Capai Rp 58,94 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan permintaan yang masuk pada lelang 7 seri surat utang negara (SUN) di awal Ramadan 1445 Hijriah ini mencapai Rp 58,94 triliun. Angka tersebut jauh di atas target indikatif pemerintah atau merefleksikan kelebihan 2,45 kali.
“Permintaan yang masuk 2,45 kali dari target indikatif yang diumumkan sebelumnya,” kata Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan, dalam keterangan resminya, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga
Dari total penawaran itu, pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebanyak Rp 24 triliun pada lelang SUN. Angka tersebut mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini.
Tingginya penawaran yang masuk, ungkap Deni, didukung indikator perekonomian domestik yang konstruktif, antara lain tingginya cadangan devisa di level US$ 144 miliar atau setara pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Dari pasar global, Gubernur the Fed Jerome Powell mengindikasikan kemungkinan penurunan Fed Fund rate pada tahun ini juga mempengaruhi naiknya penawaran SUN. Meskipun penurunan tersebut belum memungkinkan pada semester I 2024, karena tingkat inflasi AS yang belum mendekati target The Fed.
Dari data yang disampaikan, total incoming bids investor asing pada lelang SUN meningkat tipis menjadi Rp 10,5 triliun dari Rp 10,4 triliun pada lelang sebelumnya. Mayoritas dari incoming bids tersebut berada pada seri SUN tenor menengah-panjang (5 dan 10 tahun) sebesar Rp7,97 triliun atau 75,9% dari total incoming bids investor asing. Tawaran ini dimenangkan sebesar Rp4,63 triliun atau 19,3% dari total awarded bids.
Baca Juga
Catat, Pemerintah Lelang SUN hingga Rp 36 Triliun Besok, Kupon Capai 7,12%
Adapun permintaan investor masih dominan pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun. Jumlah incoming bids dan awarded bids masing-masing sebesar 64,99% dari total incoming bids dan 58,13% dari total awarded bids.
“Incoming bids terbesar adalah pada tenor 10 tahun yaitu Rp19,44 triliun (32,98% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp9,1 triliun (37,92% dari total awarded bids)” tulis DJPPR.
Saat ini, Weighted Average Yield (WAY) untuk Obligasi Negara pada lelang SUN hari ini naik sebesar 1 s.d. 3 bps dibandingkan WAY pada lelang SUN sebelumnya. WAY Obligasi Negara tenor 5 tahun turun 1bp dibandingkan WAY pada lelang SUN sebelumnya.
Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2024, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2024.
