Jasindo Ungkap Solusi Mengatasi Tantangan Inklusi Asuransi
JAKARTA, investortrust.id – Pemahaman masyarakat terhadap asuransi mulai meningkat dari level 19,4% tahun 2019 menjadi 31,7% tahun 2022.
Data ini mengacu pada laporan hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2022 yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kendati literasi meningkat, inklusi keuangan tidak pesat, hanya naik dari 13,1% pada tahun 2019 menjadi 16,6% pada tahun 2022.
Baca Juga
"Kami menyadari bahwa peningkatan pemahaman asuransi adalah langkah awal yang penting, tetapi kita perlu memastikan bahwa pemahaman ini diikuti oleh inklusi keuangan yang lebih baik,” papar Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema di Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Untuk mengatasi tantangan ini, kata dia, Asuransi Jasindo merancang sejumlah program yang telah dijalankan secara rutin, seperti kegiatan literasi asuransi, program promo produk, dan penyediaan akses yang lebih mudah dalam pembelian produk asuransi.
Salah satunya kegiatan yang dilakukan Jasindo yaitu melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi kepada petani di beberapa daerah seperti Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Lampung.
Baca Juga
Himpun Dana Kelolaan Rp 86 Triliun, IFG Ajak BSI dan Bank Mega Bermitra
Selain itu dalam rangka bulan inklusi keuangan pada bulan Oktober ini, Asuransi Jasindo juga menyediakan promo khusus untuk produk asuransi property dan personal accident.
‘’Promo ini memungkinkan masyarakat yang membeli produk tersebut dapat menghemat hingga 15% untuk pembelian asuransi properti dan 20% untuk pembelian asuransi personal accident,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, melalui kegiatan ini, Jasindo berkomitmen untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan yang lebih baik dan berharap bahwa inisiatif yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata dan mampu membantu melindungi masa depan finansial seluruh masyarakat Indonesia.
