Dukung Swasembada Pangan, Asuransi Jasindo Bayar Klaim Rp 386 Miliar Asuransi Usaha Tani Padi
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) berupaya mendukung program Asta Cita Pemerintah, salah satunya terkait swasembada pangan, dengan mengandalkan produk asuransi usaha tani padi (AUTP). Dari 2019 hingga 2023, Asuransi Jasindo telah membayarkan klaim produk ini sebesar Rp 386 miliar kepada 4,5 juta petani.
Hal tersebut seperti diungkapkan Head of Corporate Communication Asuransi Jasindo Yura Rhamanda di Antara Heritage Center Pasar Baru, Senin (17/3/2025).
“Kenapa asuransi padi penting, untuk mendorong terciptanya swasembada pangan. Karena asuransi ini bisa menjamin berbagai risiko mulai dari perlindungan banjir, perlindungan hama dan penyakit, dan perlindungan kekeringan,” ujarnya.
Menurutnya, harga premi dari produk AUTP Jasindo sangat terjangkau yaitu Rp 180.000 per hektare dan per musim tanam, dengan 80%-nya disubsidi pemerintah. Artinya, para petani hanya membayarkan Rp 36.000 per Ha untuk sekali tanam.
Baca Juga
Didorong Lini Bisnis Unggulan, Jasindo Syariah Berambisi Tumbuh 35% di 2025
Produk AUTP, lanjut Yura, tentunya punya urgensi tersendiri. Sebab, petani adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Terlebih, target swasembada pangan saat ini membutuhkan regenerasi petani. Dan jika melihat data, hanya 21,93% petani atau sekitar 6,18 juta orang yang berasal dari generasi milenial.
“Tantangannya, kurangnya minat generasi muda di sektor pertanian, lalu akses terbatas ke modal dan teknologi, ketidakpastian pasar dan harga hasil pertanian, serta risiko gagal panen,” kata Yura.
Asuransi Jasindo, lanjut dia, sangat mendukung para generasi muda untuk bertani. Salah satu upayanya dengan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP Online) yang dapat digunakan untuk melakukan proses digital pendaftaran peserta hingga penerbitan polis, penetapan daftar peserta definitif (DPD), pemantauan (monitoring) realisasi serapan bantuan premi dan pelayanan klaim.
Aplikasi ini sendiri memiliki beragam keunggulan, mulai dari pendaftaran online. Lalu ada laporan real time, di mana semua pihak dapat melihat laporan pendaftaran dan klaim secara real time. Kemudian dapat melihat grafik di masing-masing wilayah nasional/provinsi/kabupaten. Juga tersedia dokumen lengkap, yakni semua dokumen yang diperlakukan lengkap dan tersedia dalam bentuk digital.
Baca Juga
“Verifikasi dan validasi, data dan info detail verifikasi dan validasi tercatat ada setiap proses. Serta mudah pencarian, data dan laporan mudah dilakukan pencarian dan penelusuran,” ucap Yura.
Ke depannya, Yura optimistis produk AUTP akan semakin diminati seiring dengan kesadaran para petani yang juga semakin meningkat akan pentingnya perlindungan untuk lahan pertanian mereka.
“Sebenarnya program sudah mulai di tahun 2015 dan memang sampai dengan saat ini cukup bagus minatnya, di tambah partisipasi meningkat. Kita harap sih di sepanjang pengalaman ke belakang ini minat para petani ini semakin sadar, risikonya seperti apa terutama di cuaca ekstrem sekarang,” ujarnya.

