Inilah Sejumlah Sektor yang Terdampak Positif Momen Mudik
JAKARTA, investortrust.id - Mudik merupakan momen yang dinanti-nantikan masyarakat untuk berkumpul bersama sanak saudara di kampung halaman. Seiring dengan itu, sejumlah sektor juga berpotensi terdampak positif karena momen tahunan ini.
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, sektor-sektor ekonomi yang berpotensi terdampak positif karena mudik ialah yang berkaitan dengan belanja masyarakat seperti sektor perdagangan, jasa penyediaan akomodasi dan makanan-minuman, terutama belanja makanan dan kebutuhan penunjang saat lebaran.
“Selain itu, sektor transportasi secara keseluruhan, baik transportasi darat, laut, udara dan kereta api juga cenderung akan meningkat sejalan dengan peningkatan pembelian tiket mudik,” ujarnya, ketika dihubungi Investortrust.id, melalui pesan singkat, Senin (8/4/2024).
Menurutnya, dampak hadirnya bulan ramadhan dan lebaran terhadap perekonomian nasional dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 0,14-0,25 persen point (ppt). “Jadi kami lihat pada 1Q24 ekonomi Indonesia cukup berpeluang untuk tumbuh di kisaran 5-5,1%,” kata Josua.
Beberapa faktor pendorong pertumbuhan ekonomi tersebut ialah meningkatnya belanja pemerintah, terutama terkait bantuan sosial (bansos) dan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu). Karena dengan pemilu saja belanja negara sampai 15 Maret 2024 nak 18,1%.
“Dan adanya low-base effect dari 1Q23 karena periode terlama Ramadan bergeser dari April tahun lalu (triwulan dua) menjadi Maret tahun ini (triwulan satu),” jelasnya.
