Indonesia Masih Andalkan Impor dari China, Ini 5 Komoditas Utamanya
JAKARTA, investortrust.id - Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan tiga negara menjadi tumpuan impor Indonesia yaitu China, Jepang, dan Singapura. Kontribusi tiga negara tersebut atas impor nonmigas yaitu 35,02%.
“Sedikit lebih rendah dari tiga bulan sebelumnya yaitu 36,34%” kata Amalia di kantornya, Jakarta, Senin (15/7/2024).
Amalia menyebut impor nonmigas dari China mencapai US$ 5,34 miliar atau turun dibandingkan Mei 2024. Meski demikian, angka ini lebih tinggi dibandingkan Mei 2023.
Baca Juga
Amalia mengatakan terdapat beberapa komoditas yang diimpor dari China. Berdasarkan nilai, komoditas terbesar yang diimpor dari China yaitu mesin dan peralatan mekanis (HS 84) dengan nilai US$ 5,34 miliar, meningkat 5,22% secara bulanan, menurun 16,29% secara tahunan, dan meningkat 17,76% secara kumulatif Januari-Juni.
Kedua yang terbesar yaitu, mesin dan peralatan elektrik dan bagiannya (HS 85) sebesar US$ 1,25 miliar yang meningkat 4,43% secara bulanan, menurun 15,47% secara tahunan, dan meningkat sebesar 4,95% secara kumulatif Januari-Juni.
Ketiga, yaitu plastik dan barang dari plastik (HS 39) tercatat sebesar US$ 1,09 miliar yang meningkat 40,87% secara bulanan, menurun 1,59% secara tahunan, dan meningkat 24,76% secara kumulatif Januari-Juni.
Baca Juga
Keempat, komoditas kendaraan dan bagiannya (HS 87) yang tercatat sebesar US$ 0,29 miliar yang meningkat 1,59% secara bulanan, naik 57,24% secara tahunan, dan naik 24,76 secara kumulatif, Januari-Juni.
Kelima, komoditas dengan nilai impor besar yaitu besi dan baja dengan nilai US$ 0,24 miliar mengalami kenaikan secara bulanan 1,87%, naik 57,24% secara tahunan, dan naik 18,6% 76 secara kumulatif, Januari-Juni.
