Impor Oktober Melemah 1,15%, BPS Ungkap Faktor Utamanya
Poin Penting
| ● | Impor turun 1,15% pada Oktober 2025 akibat penurunan impor migas. |
| ● | Impor bahan baku penolong turun 5,18% menjadi US$ 15,2 miliar. |
| ● | Impor barang modal naik 15,24% mencapai US$ 4,64 miliar. |
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya penurunan impor pada Oktober 2025. Pada bulan tersebut impor tercatat sebesar US$ 21,84 miliar atau turun 1,15% Oktober 2024.
Baca Juga
Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan nilai impor migas tercatat sebesar US$ 2,81 miliar atau turun -23,32% dibandingkan Oktober 2024. Sementara itu, nilai impor nonmigas mengalami kenaikan sebesar 3,26% di posisi US$ 19,03 miliar.
“Penurunan impor secara tahunan didorong penurunan impor migas, dengan andil 3,87%” kata Pudji, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Berdasarkan penggunaannya, Pudji mengatakan terjadi penurunan dua jenis barang impor. Impor barang konsumsi turun -1,93% secara tahunan menjadi US$ 2 miliar.
Impor bahan baku penolong juga mengalami penurunan. BPS mencatat penurunan bahan baku penolong mencapai -5,18% secara tahunan menjadi US$ 15,2 miliar. “Nilai bahan baku penolong turun -5,18% pada Oktober 2025 dengan andil penurunan sebesar -3,75%” kata dia.
Baca Juga
Tingkatkan Kelancaran Arus Barang di Pelabuhan, Pelindo Terapkan TBS
Sementara itu, impor barang modal mengalami kenaikan sebesar 15,24% secara tahunan. Sedangkan impor barang modal mencapai US$ 4,64 miliar.

