Indef Beberkan ‘PR’ Perdagangan Internasional untuk Pemerintahan Baru
JAKARTA, investortrust.id - Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus berharap, Presiden RI selanjutnya harus membuat strategi agar Indonesia mampu mengambil peran penting dalam perdagangan internasional.
Menurut Ahmad, salah satu yang harus dilakukan oleh pemerintahan baru nanti adalah membuat neraca perdagangan RI mendulang surplus dari hasil ekspor yang produknya dipasarkan dengan nilai tambah tinggi.
"Agar nanti di pemerintah selanjutnya ini strateginya ini kita bisa membentuk surplus necara perdagangan ditopang oleh ekspor-ekspor yang produknya bernilai tambah tinggi," ucapnya dalam sebuah diskusi daring yang dikutip Kamis (21/12/2023).
Baca Juga
"Kalau saat ini atau masa-masa sebelumnya, ekspor kita juara tapi juaranya di sisi produk-produk ekspor yang nilai tanbahnya relatif rendah," tambah Ahmad.
Maka dari itu, Ahmad menyebutkan program hilirisasi yang digaungkan oleh pemerintah ke depannya pada bahan baku ekspor dapat ditingkatkan. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu cara agar produk yang dijual ke luar negeri bernilai tinggi.
Baca Juga
Indef Soroti Pasal Terkait Industri Tembakau dalam RPP Kesehatan
"Pemerintah pengen hilirisasi supaya sumber daya alam yang kita punya itu diolah dulu, baru sudah harganya mahal kita jual ke luar sehingga nanti perolehan devisanya lebih tinggi," tambahnya.
"Kemudian dengan negara-negara lain kita punya negara mitra utama dan sebenarnya kita juga harus memperhatikan bagaimana prospek berdagang kita dengan negara-negara mitra yang bukan utama atau non tradisional market," tandas Ahmad.
