AM Best Sebut Pasar Asuransi Siber Berpotensi Cerah
JAKARTA, investortrust.id - Lembaga pemeringkatan kredit yang berfokus pada industri asuransi, AM Best mengungkapkan, terdapat cukup banyak faktor positif yang memberikan prospek cerah bagi pasar asuransi siber di Amerika Serikat (AS) meskipun terjadi tekanan dalam pertumbuhan premi.
Melansir InsuranceJournal, Selasa (2/7/2024), Analis Senior AM Best, Christopher Graham mengungkapkan, penurunan premi tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya karena meningkatnya persaingan dari sisi pasokan.
“Selain itu, peningkatan praktik keamanan siber dan penurunan frekuensi klaim juga menyebabkan penurunan premi usai periode kenaikan tarif yang dipercepat didorong oleh lonjakan serangan ransomware pada 2020 dan 2021,” ujarnya.
Baca Juga
Allianz Catat Pendapatan Asuransi Umum di Indonesia Naik 24,2% di 2023
Ia yakin pasar asuransi siber akan terus tumbuh karena perusahaan asuransi saat ini dapat merespon dengan cepat terkait kebutuhan tertanggung, terutama untuk perusahaan kecil dan perusahaan menengah.
“Kami memperkirakan cakupan siber akan terus berkembang seiring berjalannya waktu, karena meningkatnya kesadaran akan risiko siber berkontribusi terhadap peningkatan paparan dan seiring dengan itu, peningkatan permintaan akan asuransi siber,” kata Graham.
Menurutnya, perusahaan yang menyediakan asuransi siber sangat bergantung pada reasuransi, dengan lebih dari 50% premi diserahkan kepada perusahaan reasuransi yang mempunyai kapasitas memadai. Selain itu, pasar juga telah menerapkan standar penjaminan tambahan, seperti pengecualian untuk perang siber.
Baca Juga
Singapura Jadi Negara dengan Tingkat Adopsi Asuransi Siber Tertinggi di Dunia
Namun, risiko sistemik telah menjadi perhatian utama pasar asuransi siber, dan modelnya belum diuji secara memadai. “Jika perusahaan reasuransi melakukan kemunduran dengan cara apapun untuk membatasi eksposur mereka, maka pasar primer dapat merubah minatnya terhadap asuransi siber,” ucap Graham.
Sebagai informasi, Chubb INA Group merupakan perusahaan penyedia asuransi siber terbesar di AS dengan 100% premi langsung dari paket produk. XL America Companies dan Fairfax Financial (USA) Group berada di urutan berikutnya dengan 100% direct written premiums (DWP) dalam cakupan pribadi.
