Adaro Energy (ADRO) Siapkan Dana Buyback Saham Rp 4 Triliun, Gelar RUPS 15 Mei
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan tambang batu bara, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menyiapkan dana Rp 4 triliun untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PT Adaro Energy Indonesia Tbk, Mahardika Putranto, mengatakan, jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal sebesar 10% dari modal yang ditempatkan Perseroan, serta tidak menyebabkan kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.
Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana buyback dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada tanggal 15 Mei 2024.
Baca Juga
IHSG Akan Menguji Level 7.345, MNC Sekuritas Jagokan ADRO, PTRO, SMGR dan TKIM
“Apabila agenda pembelian kembali saham Perseroan telah disetujui pada RUPST, maka transaksi pembelian kembali saham akan dilakukan terhitung sejak tanggal 16 Mei 2024, dengan jangka waktu 12 bulan,” urai Mahardika Putranto dikutip dari laporan keterbukaan informasi yang dilansir, Senin (8/4/2024).
Sedangkan sumber dana yang akan digunakan untuk pembelian kembali saham sepenuhnya berasal dari kas internal Perseroan. “Penggunaan dana untuk pembelian kembali saham tersebut tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan Perseroan secara signifikan,” ujar dia.
Lebih lanjut dikatakan, jika dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham Perseroan telah habis dan/atau jumlah saham yang akan dibeli kembali terpenuhi, maka Perseroan akan melakukan keterbukaan informasi terkait dengan penghentian pelaksanaan pembelian kembali saham.
Terkait harga pembelian kembali saham Perseroan, akan dilakukan melalui BEI, dengan harga penawaran untuk membeli kembali saham lebih rendah, atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga
Adaro Energy (ADRO) Incar Penjualan 67 Juta Ton Batu Bara di 2024
Adapun sejumlah pertimbangkan dilakukannya aksi buyback yaitu:
• Perseroan memiliki kesempatan dan fleksibilitas untuk melaksanakan pembelian kembali saham pada setiap saat berdasarkan kondisi pasar, dalam jangka waktu 12 bulan terhitung setelah persetujuan RUPST atas rencana pembelian kembali saham diperoleh.
• Rencana pembelian kembali saham diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan.
• Perseroan berharap dengan dilaksanakannya pembelian kembali saham Perseroan akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental Perseroan yang sebenarnya.
Pada kesempatan ini, Perseroan sekaligus menyatakan keyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan, karena saldo laba dan arus kas Perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham oleh Perseroan.
Berikut jadwal buyback saham ADRO tahun 2024:
Pengumuman RUPST: 8 April 2024
Pengumuman Keterbukaan Informasi: 8 April 2024
Pemanggilan RUPST: 23 April 2024
RUPST yang menyetujui rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan: 15 Mei 2024
Periode Pembelian Kembali Saham Perseroan 12 bulan sejak 16 Mei 2024
Pengumuman Ringkasan Risalah RUPST: 17 Mei 2024.
Proforma Laba per Saham atau Earning per Shares (EPS) Perseroan setelah buyback:
