Latihan Menembak Masuk Kurikulum Komcad ASN, Ini Kata Kemenhan
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan latihan menembak menjadi bagian dari kurikulum Komponen Cadangan (Komcad) yang berasal dari aparatur sipil negara (ASN). Namun, materi tersebut hanya diberikan dalam porsi dasar sebagai bagian dari pengenalan kemiliteran.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Letjen Gabriel Lema menjelaskan pembekalan senjata tidak ditujukan untuk menjadikan ASN sebagai pasukan tempur. Fokus utama tetap pada pembentukan disiplin, karakter, dan kesiapsiagaan bela negara.
“Senjata juga demikian, karena mereka nanti melaksanakan latihan menembak terbatas. Tentunya pengetahuan senjata juga bersifat dasar,” ujar Gabriel di kawasan Monas Jakarta, Senin (13/4/2026).
Baca Juga
Ia menambahkan, seluruh materi dalam Komcad ASN telah dirancang dalam kurikulum Latsarmil yang terstruktur. Pendekatan ini menitikberatkan pada pemahaman dasar kemiliteran tanpa mengubah fungsi utama ASN sebagai pelayan publik.
“Kurikulum yang bersifat militer itu pengetahuan, pengetahuan terbatas. Jadi bukan dalam konteks operasi tempur,” jelasnya.
Selain latihan menembak, peserta juga dibekali materi lain seperti kedisiplinan, ketahanan mental, serta kerja sama tim. Kemampuan problem solving juga menjadi bagian penting untuk membentuk respons yang terukur dalam menghadapi situasi krisis.
Kemenhan menilai pembekalan dasar ini penting agar ASN memiliki kesiapsiagaan dalam kondisi darurat. Hal tersebut sejalan dengan konsep pertahanan negara yang melibatkan seluruh komponen bangsa.
Maulidia, salah seorang ASN yang mengikuti acara tersebut mengaku sangat antusias mengikuti program Komcad. ASN asal Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) itu menyebut pelatihan Komcad ini menjadi pengalaman baru baginya.
"Jujur, saya sih berharap dengan ikut Latsarmil (latihan dasar militer) Komcad ini saya bisa lebih tangguh lagi, apalagi untuk hidup di Jakarta kayak gitu kan. Terus saya bisa lebih disiplin, tepat waktu, dan bisa mengaplikasikan skill-skill yang nanti bakal didapat. Karena jujur saya juga sempat dengar katanya nanti akan diajarkan cara menggunakan senjata dan pertahanan bela diri juga kayak gitu," katanya.
Baca Juga
Menpan RB Tegaskan ASN Bisa Ikut Komcad tetapi Ada Syarat Ketat
Lebih lanjut, Maulidia juga menyebut sudah menyiapkan diri sebulan terakhir untuk program ini. Termasuk untuk menyerahkan pekerjaan kepada rekan kerjanya.
"Jadi sekitar satu bulan yang lalu saya mulai kayak handover pekerjaan ke teman-teman saya gitu. Jadi tujuannya agar ketika saya pergi, masih ada rekan kerja yang melanjutkan pekerjaan saya," jelasnya.
Sekadar informasi, program Komcad ASN juga dirancang secara kolaboratif dengan kementerian dan lembaga lain. Hal ini bertujuan agar kompetensi yang dimiliki tetap relevan dengan kebutuhan sektor masing-masing.

